Kamis, 21/02/2013

Zaldy Wihardja: “Minat Warga Jakarta Beli Vila di Puncak Sangat Tinggi”

-jktproperty.com
Share on: 564 Views
Zaldy Wihardja: “Minat Warga Jakarta Beli Vila di Puncak Sangat Tinggi”

JAKARTA, jktproperty.com – Minat warga Jakarta membeli rumah peristirahatan (vila) di kawasan Puncak, Bogor, sangat tinggi. Tak hanya untuk peristirahatan, proyek vila yang lokasinya lebih dekat dengan Jakarta, juga banyak dibeli konsumen untuk ditempati.

“Seperti proyek Vimala Hills Villa & Resort. Selain bisa dipakai sebagai rumah peristirahatan, vila yang kami tawarkan di sini juga ideal sebagai tempat tinggal. Untuk pekerja yang kantornya di Jakarta, lokasi proyek kami benar-benar bukan halangan, karena dekat dengan akses jalan tol,” ujar Zaldy Wihardja, GM Marketing Vimala Hills Villa & Resort, proyek vila prestisius di kawasan Puncak, Bogor, yang dibangun PT Putra Adhi Prima, anak usaha PT Agung Podomoro Land Tbk.

Menurut dia, memasuki kuartal I-2013, sudah enam cluster vila di fase pertama yang ditawarkan kepada konsumen. Kluster itu masing-masing Bromo, Pangrango, Semeru, Argopuro, Rinjani dan Krakatau. “Dari penjualan keenam kluster ini, memuaskan, dimana penjualan kami tercatat bisa mencapai 88%,” tutur Zaldy yang sebelumnya sukses memasarkan proyek Agung Podomoro lainnya, yakni superblok Kuningan City di kawasan segitiga emas Jakarta.

Mengenai profil pembeli, dia mengatakan sebagian besar atau 90% pembeli Vimala Hills Villa & Resort yang lokasi persisnya berada di kawasan Gadog adalah orang Jakarta. “Sekarang ini orang memilih tempat tinggal dengan pertimbangan sehat tidaknya lingkungan dimana mereka tinggal. Di lokasi proyek ini, lingkungannya sangat bersih, bebas dari polusi dan bising seperti halnya Jakarta,” tambahnya.

Tingginya animo warga Jakarta membeli vila di kawasan Puncak, Bogor, telah diantisipasi pihak pengembang dengan mempersiapkan kluster terbaru, yakni Kilimanjaro. Kluster ini berada di lokasi proyek yang kontur tanahnya lebih tinggi dibandingkan kluster lainnya, yakni 700 meter di atas permukaan laut. Tentu dengan udara sejuk dan pemandangan lereng pegunungan yang menakjubkan. Kluster Kilimanjaro terdiri dari tipe 2 kamar tidur hingga 5 kamar tidur dengan harga mulai dari Rp2,6 miliar hingga Rp12 miliar per unit. (DHP)