Sabtu, 18/04/2015

Wika Gedung Mulai Bangun Apartemen Tamansari Karawang

-jktproperty.com
Share on: 1737 Views
Wika Gedung Mulai Bangun Apartemen Tamansari Karawang
Tamansari Mahogany Karawang
TAMANSARI MAHOGANY KARAWANG: Wika Gedung,, anak perusahaan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, meluncurkan Tamansari Mahogany Apartment yang berlokasi di interchange Karawang Barat, Teluk Jambe.

KARAWANG, jktproperty.com – PT Wijaya Karya Bangunan Gedung atau biasa disingkat Wika Gedung, anak perusahaan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, meluncurkan Tamansari Mahogany Apartment, sebuah apartemen berlokasi di interchange Karawang Barat, Teluk Jambe.

Direktur Properti Wika Gedung Nur Al Fata mengatakan peluncuran apartemen ini untuk merespon tingginya permintaan hunian di kawasan Karawang yang terus berkembang pesat. “Dalam 10 tahun terakhir industri di Karawang Barat tumbuh sangat pesat. Di sini ada ratusan perusahaan multinasional dengan lebih dari 500.000 pekerja asing dan lokal. Apartemen kami tawarkan untuk memenuhi tempat tinggal yang representatif bagi para profesional yang bekerja di kawasan sini,” katanya.

Dia mengatakan Wika Gedung menginvestasikan dana tak kurang dari Rp700 miliar untuk pembangunan apartemen yang berdiri di atas lahan 8.500 m2 ini. “Kami akan membangun dua tower apartemen 27 lantai (794 unit) dan satu tower kondotel. Ukuran unit terdiri dari tipe studio dan 2 bedroom (BR) berukuran 21-54 m2 dengan harga mulai Rp230 juta-Rp500 jutaan,” tutrnya.

Target pasar apartemen ini, lanjut dia, adalah segmen middle class bergaya hidup modern. Lokasinya juga sangat strategis karena hanya 500 m dari exit tol Karawang Barat. “Tower pertama sudah kami pasarkan sejak November 2014 dan sudah terjual sebanyak 40%.”

Lebih lanjut  Nur Al Fata mengatakan pada Agustus 2015 akan diluncurkan proyek kondotel sebanyak 250 unit, kemudian pada awal 2016 diluncurkan tower kedua dengan jumlah unit yang sama dengan tower pertama.

“Pembangunan tower pertama ini ditargetkan bisa diserahterimakan pada pertengahan 2017. Seluruh proyek ini dijadwalkan akan rampung empat tahun ke depan,” katanya. (PIT)