Sabtu, 15/06/2013

Wika dan Angkasa Pura Bangun Kondotel Jineng Tamansari Bali

-jktproperty.com
Share on: 442 Views
Wika dan Angkasa Pura Bangun Kondotel Jineng Tamansari Bali

JAKARTA, jktproperty.com – PT Wijaya Karya Realty [Wika Group] bekerjasama dengan PT Angkasa Pura Property anak perusahaan PT Angkasa Pura I (Persero) akan membangun kondominium hotel (kondotel) di Bali.

Kondominium yang diberi nama Jineng Tamansari ini dipasarkan dengan kisaran harga Rp992 juta-Rp2 miliar per unit. Pada 14 Juni lalu Jineng Tamansari sudah melakukan ground breaking sebagai tanda dimulainya pembangunan dan pemasaran leasehold dan dijadwalkan akan soft opening pada Desember 2014 mendatang.

Menurut Direktur Utama PT Wika Realty Budi Saddewa Sudiro, lokasi kondotel berada di Sunset Road Kuta, Bali. “Ini kawasan prime area dan kawasan bisnis yang berkembang pesat di Bali. Lokasinya yang strategis membuat kondotel ini sangat prospektif untuk berinvestasi,” katanya.

Pembangunan kondotel Jineng Tamansari menelan investasi sedikitnya Rp350 miliar. Kondotel ini dibangun di atas lahan seluas 12.000 m2 dan akan dibangun satu tower kondotel setinggi 4 lantai dengan luas bangunan mencapai 15.210 m2. Ada 188 unit kondotel yang dipasarkan fully-furnished dan terdiri atas beberapa tipe, terkecil tipe studio standard (26 m2) dan terbesar tipe presidential suite (106 m2), dipasarkan dengan harga perdana mulai Rp992 juta hingga Rp2 miliar-an.

Kondotel Jineng Tamansari dilengkapi dengan fasilitas berupa game room, kids zone (kids room, kids pool with wide sandy beach, child play ground), swimming pool with pool bar, amphiteatre untuk pentas seni budaya Bali selain open air gallery di halaman dalam hotel ini. Juga disediakan plunge pool di depan unit kamar pada ground floor.

Kondotel Jineng Tamansari dipasarkan leasehold selama 30 tahun dan memiliki opsi untuk memperpanjang 20 tahun kemudian. Kondotel ini akan dioperasikan sebagai hotel bintang empat oleh Golden Tulip (Louvre Hotel Group- France). Golden Tulip telah mengoperasikan banyak hotel di wilayah Eropa, Asia-pasific, Amerika selatan maupun utara, Timur Tengah dan Afrika.

Mengutip data statistik, pertumbuhan kedatangan turis di Bali mencapai 7,6% dalam 5 tahun (2006-2010). Di mana jenis hotel berbintang empat dan lima menjadi favorit menginap para wisatawan. Dan pada tahun 2010, hotel bintang mencapai 21.666 kamar, naik 45% dan kenaikan tertinggi pada hotel bintang empat sebesar 1,36%. (LEO)