Senin, 25/05/2015

Waskita dan Darmo Permai Segera Bangun 88 Avenue

-jktproperty.com
Share on: 1612 Views
Waskita dan Darmo Permai Segera Bangun 88 Avenue
Artist impressions: 88 Avenue
88 AVENUE: 88 Avenue dibangun di atas lahan seluas 34.088 m2 di tengah Kota Surabaya. Perusahan KSO (Kerja Sama Operasi) yang dibentuk, yakni PT Waskita Darmo Permai akan mengembangkan 8 tower yang terdiri dari 1 tower SOHO (Small Office Home Office), 1 tower perkantoran, 1 tower apartemen servis, dan 5 tower hunian vertikal.

JAKARTA, jktproperty.com PT Waskita Karya dan PT Darmo Permai akan menggarap superblok yang diberi nama 88 Avenue. Superblok ini ditargetkan rampung seluruh pembangunannya dalam lima tahun mendatang.

Managing Director 88 Aveneu Kevin Yaphon Santoso mengatakan 88 Avenue dibangun di atas lahan seluas 34.088 m2 di tengah Kota Surabaya. Perusahan KSO (Kerja Sama Operasi) yang dibentuk, yakni PT Waskita Darmo Permai akan mengembangkan 8 tower yang terdiri dari 1 tower SOHO (Small Office Home Office), 1 tower perkantoran, 1 tower apartemen servis, dan 5 tower hunian vertikal.

“Pemancangan tiang pertama akan dilakukan Agustus 2015 mendatang. Kami mengawali pengembangan dengan membangun tower apartemen dan SOHO. Kedua gedung tersebut direncanakan rampung akhir 2017 dan diserahterimakan kepada pembeli pada Agustus 2018,” katanya.

Tower apartemen bertajuk The Residence memiliki kapasitas 550 unit. Tipe yang ditawarkan mulai dari studio, satu kamar tidur, dua kamar tidur, dan tiga kamar tidur dengan kisaran harga Rp600 juta-Rp2 miliar per unit. Adapun tower SOHO bertajuk The SOHO yang berjumlah 150 unit terdiri dari dua tipe, yakni luasan 135 m2 dan 150 m2. Bangunan setinggi dua lantai yang mengintegrasikan fungsi tempat tinggal dan usaha tersebut dipasarkan mulai dari harga Rp2,5 miliar per unit.

Pasar Properti Surabaya

Pasar properti Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Indonesia semakin menguat. Ditandai tumbuhnya tiga sektor utama yakni ruang ritel, hotel dan perkantoran yang menopang pilar pertumbuhan tersebut. Colliers International Indonesia belum lama ini memaparkan potensi dan proyeksi laju pertumbuhan Surabaya kuartal II tahun ini juga kian tersebar merata. Jika beberapa tahun sebelumnya pertumbuhan terkonsentrasi di belahan Barat, kini terjadi di bagian timur dan selatan kota.

Associate Director Research Colliers International Ferry Salanto mengatakan khusus sektor pusat belanja, Surabaya selatan mendominasi pengembangan. Jumlahnya mencapai 26 pusat belanja. Sementara di pusat terdapat 12 proyek, di timur 5 proyek. Demikian pula untuk sektor perhotelan. Colliers mencatat ada 11 pengembangan proyek baru di Surabaya Selatan, 17 di pusat, 7 di timur, 2 di utara dan 1 di barat.

“Pesatnya kawasan Surabaya Selatan dan Timur tak lepas dari ketersediaan dan pembangunan infrastruktur. Surabaya Selatan dekat dengan Bandara Juanda. Keuntungan ini mampu menarik minat wisatawan domestik dengan motif pelancong atau perjalanan dinas,” ujar Ferry.

Pasar hotel Surabaya menjadi hidup, imbuh Ferry, ditunjang oleh pengeluaran pemerintahan (government spending). Biasanya seminar, lokakarya atau pendidikan dan latihan mendominasi acara-acara yang dilangsungkan di hotel. Sedangkan di sektor perkantoran, kendati aktifitas sewa belum begitu populer, namun rintisan sudah mulai terjadi. Pada 2016 mendatang, akan hadir perkantoran sewa baru. Pengembang memilih membangun perkantoran jangkung ketimbang rukan, dipicu oleh tingginya harga lahan. (PIT)