Rabu, 21/08/2013

Triwulan II-2013 Properti di Jabodebek dan Banten Catat Pertumbuhan Positif

-jktproperty.com
Share on: 400 Views
Triwulan II-2013 Properti di Jabodebek dan Banten Catat Pertumbuhan Positif

JAKARTA, jktproperty.com – Penjualan properti komersial di Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodebek) serta Banten diketahui terus mengalami peningkatkan selama triwulan II-2013. Survei Properti Komersial Bank Indonesia yang dipublikasikan pertengahan Agustus ini mengungkapkan peningkatan penjualan itu diikuti dengan kenaikan tingkat hunian, harga jual serta tarif sewa. Untuk perkantoran, pada triwulan II-2013 di Jabodebek mengalami perkembangan positif. Hal itu tercermin dari kenaikan penjualan, tarif sewa dan harga jual. Tarif sewa dan harga jual juga mengalami peningkatan masing-masing 3,37% (qtq) dan 4,90% (qtq).

Di subsektor pusat perbelanjaan (ritel), juga menunjukkan adanya perkembangan positif. Pusat perbelanjaan di di Jabodebek mengalami peningkatan permintaan sehingga mendorong kenaikan harga jual dan harga sewa masing-masing sebesar 6,23% (qtq) dan 3,30% (qtq). Sementara pasokan pusat perbelanjaan di wilayah Banten cenderung tidak mengalami perubahan dibandingkan triwulan I-2013.

Untuk apartemen, masih tingginya permintaan konsumen ditengah pasokan apartemen dan kondominium di wilayah Jabodebek dan Banten yang cenderung stagnan, mendorong kenaikan harga jual dan tarif sewa. Sementara tingkat hunian hotel pada triwulan II-2013 meningkat, baik di wilayah Jabodebek 2,70% (qtq), maupun Banten 0,50% (qtq).

Musim liburan sekolah dan banyaknya kegiatan Meeting, Incentive, Conference Exhibition (MICE) yang dilakukan lembaga pemerintah telah mendorong tingkat hunian hotel, vang diikuti oleh kenaikan tarif sewa kamar.

Di pasar lahan industri kondisi excess demand di wilayah Jabobeka memberikan tekanan Kenaikan harga jual dan harga sewa gedung. Demikian halnya di wilayah Banten, harga jual lahan industri meningkat 9,83% (qtq), terutama di Serang dan Cilegon 11,20% (qtq). (EKA)