Senin, 11/07/2016

Tren Harga Properti Komersial Masih Menunjukkan Penurunan

-jktproperty.com
Share on: 1474 Views
Tren Harga Properti Komersial Masih Menunjukkan Penurunan
Foto: Ilustrasi
HARGA PROPERTI KOMERSIAL: Bank Indonesia mengungkapkan indeks harga properti komersial masih menunjukkan tren penurunan pada periode pertengahan tahun ini. Tarif hotel dan perkantoran masih lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya dengan penurunan 0,39% untuk wilayah Jabodetabek.

JAKARTA, jktproperty.com – Bank Indonesia mengungkapkan indeks harga properti komersial masih menunjukkan tren penurunan pada periode pertengahan tahun ini. Tarif hotel dan perkantoran masih lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya dengan penurunan 0,39% untuk wilayah Jabodetabek.

Penurunan tingkat hunian kamar hotel mencapai -4,57% dan penurunan ini tidak terlepas dari adanya penambahan pasokan kamar hotel sebanyak 0,74% dibandingkan kuartal sebelumnya (qtq). Riset BI juga menyebutkan, pasokan untuk properti komersial secara umum meningkat khususnya untuk segmen apartemen sewa sebesar 6,11% (qtq).

Dari sisi permintaan pertumbuhannya melambat dibandingkan kuartal sebelumnya. Permintaan untuk properti komersial secara umum meningkat 0,38% dengan catatan yang tertinggi untuk segmen apartemen yang mencapai 4,59% (qtq) khususnya untuk segmen apartemen sewa dan warehouse complex mencapai 0,37%.

Harga properti komersial hanya tumbuh 0,39% atau lebih rendah dibandingkan kuartal sebelumnya yang mencapai 2,7%. Penurunan harga segmen perkantoran terjadi pada seluruh tipe baik perkantoran strata maupun sewa di hampir seluruh lokasi baik CBD maupun non subsidi.

Secara tahunan harga properti komersial masih tumbuh 2,13% kendati lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya yang sebesar 20,8%. Pertumbuhan tertinggi berasal dari segmen perhotelan sebesar 22,87%, convention hall 12,17%, dan warehouse complex 8,83%.

Sementara untuk wilayah, Makassar, Semarang, dan Banten merupakan wilayah yang tertinggi dengan peningkatan masing-masing sebesar 27,21%, 18,27%, dan 15,12% secara tahunan (yoy). (PIT)