Rabu, 13/08/2014

Total Dana Kelolaan Nasabah Kaya “BTN Prioritas” Capai Rp10 Triliun

-jktproperty.com
Share on: Facebook 626 Views
Total Dana Kelolaan Nasabah Kaya “BTN Prioritas” Capai Rp10 Triliun
Foto: Hedi Suryono/Suara Karya
BTN PRIORITAS: Direktur Bank BTN Irman Alvian Zahiruddin (kanan) didampingi Kepala Divisi Wealth Management Bank BTN Dewi Fitrianingrum (kiri) memberikan penjelasan tentang manfaat Kartu BTN Priority kepada nasabah pada pembukaan kantor layanan Bank Tabungan Negara (BTN) Priority di Gading Serpong, Tangerang, Banten, Selasa (12/8) malam. Pembukaan kantor layanan prioritas ke- 29 tersebut untuk penggalangan dana bagi penambahan dana pihak ketiga (DPK) di kawasan Tangerang.

JAKARTA, jktproperty.com – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. mengungkapkan hingga saat ini dana kelolaan nasabah kaya di BTN Prioritas mencapai lebih dari Rp10 triliun, sementara total nasabah kaya yang menaruh dananya di BTN mencapai 8.000 nasabah.

Direktur Bank BTN Irman Alvian Zahiruddin mengatakan pihaknya terus melakukan upaya dalam meningkatkan perolehan dana pihak ketiga (DPK), termasuk dari nasabah-nasabah kaya. Pada semester I-2014 DPK Bank BTN tercatat sebesar Rp101,35 triliun atau mengalami peningkatan 22,61% dibandingkan perolehan DPK semester I-2013.

“Peningkatannya melebihi pertumbuhan rata-rata industri. Kami akan terus berupaya menggali sumber dana ritel sekaligus dalam rangka memperkuat struktur pendanaan ritel perseroan,” katanya usai meresmikan kantor layanan prioritas Bank BTN Gading Serpong, kemarin.

Menurut dia, Bank BTN akan terus melakukan berbagai terobosan untuk memperkuat struktur pendanaan perseroan. Tujuan akhirnya adalah tersedianya dana ritel yang berbiaya murah untuk mendukung ekspansi kredit yang kompetitif di pasar. Operasional Bank BTN Prioritas Gading Serpong diharapkan akan memberikan kontribusi langkah strategis manajemen tersebut. Ini merupakan bagian dari aksi korporasi yang ditujukan juga untuk penigkatan kinerja dan perbaikan pelayanan.

“Hingga kini lebih dari Rp10 triliun dana nasabah kaya dikelola oleh BTN Prioritas. Nasabah kaya yang mendapat layanan prioritas tersebut jumlahnya mencapai sekitar 8.000 orang. Kami akan terus meningkatkan jumlah dana dan nasabah prioritas ini,” tuturnya.

Tahun ini, Bank BTN menargetkan bisa menyedot dana kelolaan layanan prioritas (BTN Prioritas) Rp 15 triliun.

Sejak pertama kali beroperasi pada akhir 2010 lalu, saat ini jumlah kantor layanan BTN Prioritas telah mencapai 29 kantor. Gading Serpong merupakan kantor layanan prioritas yang ke 29. BTN Prioritas juga telah menjadi kepanjangan tangan Pemerintah dalam penjualan baik ORI, Sukuk maupun SBR. Sudah cukup banyak merchant yang bekerjasama dengan BTN Prioritas. Dengan kerjasama merchant-merchant tersebut diharapkan akan menambah kelengkapan fasilitas layanan lebih yang dapat diberikan kepada nasabah BTN prioritas.

Lebih lanjut Irman mengatakan Bank BTN akan tetap fokus pada bisnis pembiayaan perumahan. Potensi perumahan masih sangat besar dan Bank BTN sebagai bank fokus dapat memiliki portfolio pembiayaan perumahan hingga 85%. Sementara bank umum terkendala regulasi karena portofolio mereka maksimal hanya 20% di KPR. Sedangkan Bank BTN adalah bank khusus, jadi tidak dibatasi.  Karena potensi bisnis dan perannya yang sangat besar, Bank BTN akan menjadi besar sebagai Mortgage Bank di Indonesia. Bank BTN sudah mempunyai pengalaman hampir 40 tahun menjalankan bisnis pembiayaan perumahan di Indonesia. Selama ini, Bank BTN  yang mengeksekusi program rumah rakyat melalui skim FLPP meski itu ditawarkan ke semua bank. Sebanyak 95% kredit rumah subsidi disalurkan BTN.

Berdasarkan laporan keuangan  per 31 Juni   2014  Bank BTN membukukan asset sebesar Rp135,62  triliun atau tumbuh 14,36% dari posisi yang sama pada 2013 lalu.  Sementara dari sisi kredit dan pembiayaan tumbuh 16,61% dari posisi yang sama pada 2013 atau menjadi Rp106,58 triliun.  DPK Bank BTN pada posisi yang sama tumbuh 22,61%  menjadi Rp101,35 triliun pada tahun 2014. Pertumbuhan DPK ini lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan industri perbankan.

Saat ini Bank BTN didukung oleh 843 kantor layanan (konvensional dan syariah) ditambah 2.922 outlet Kantor Pos Online. Perseroan juga telah  memiliki 1.806 ATM yang tersebar di seluruh Indonesia dan lebih dari 40.000 ATM yang terkoneksi dengan jaringan ATM Link, Bersama dan Prima. Bank BTN juga telah dilengkapi dengan layanan prioritas di 29 kantor yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia. (DHP)