Jumat, 02/08/2019

Tinggal Menunggu Sertifikat Laik Huni, Rusunawa Pasar Rumput Siap Huni

-jktproperty.com
Share on: Facebook 1458 Views
Tinggal Menunggu Sertifikat Laik Huni, Rusunawa Pasar Rumput Siap Huni
Foto: Ist
RUSUNAWA PASAR RUMPUT: Kementerian PUPR meminta kepada pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk segera menyelesaikan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) sebagai pedoman diterbitkannya surat penghunian sementara dan serah terima sementara untuk rumah susun sewa (rusunawa) Pasar Rumput di Jakarta Selatan.

JAKARTA, jktproperty.com – Kementerian PUPR meminta kepada pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk segera menyelesaikan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) sebagai pedoman diterbitkannya surat penghunian sementara dan serah terima sementara untuk rumah susun sewa (rusunawa) Pasar Rumput di Jakarta Selatan.

Dirjen Penyediaan Perumahan Kemenpupera Khalawi Abdul Hamid mengatakan pihaknya juga meminta kepada Pemprov DKI untuk segera membongkar tempat penampungan sementara (TPS) para pedagang Pasar Rumput. Selanjutnya lokasi TPS akan ditata menjadi ruang terbuka dengan fasilitas penghijauan, taman bermain, dan lainnya.

“Sekarang proses pembangunan bangunan utama seperti unit hunian dan kios pasar pedagang sudah selesai. Masih ada beberapa kekurangan dalam pengerjaan lansekap seperti taman di bagian halaman rusunawa yang masih dalam tahap penyelesaian akhir dan beberapa bagian lainnya,” katanya melalui siaran pers di Jakarta, Kamis (1/8).

Nantinya fasilitas rusunawa akan diserahkan terlebih dulu kepada Pemprov Jakarta sebagai pemilik lahan. Setelah proses serah terima aset ini selesai, Pemprov Jakarta bisa menyerahkan pengelolaan fasilitas kepada pihak yang dirasa mampu mengelola apartemen yang terintegrasi dengan Pasar Rumput ini.

Khalawi menjelaskan SLF adalah sertifikat yang diterbitkan oleh Pemprov DKI Jakarta terhadap bangunan gedung yang telah selesai dibangun sesuai IMB dan telah memenuhi persyaratan kelaikan teknis sesuai fungsi bangunan berdasarkan hasil pemeriksaann instansi terkait. SLF harus dimiliki setiap bangunan gedung sebelum bangunan tersebut dimanfaatkan atau digunakan.

Masa berlaku SLF sendiri selama lima tahun untuk bangunan umum dan 10 tahun untuk bangunan rumah tinggal. Sebelum masa SLF habis, harus diajukan kembali permohonan perpanjangan SLF dengan dilengkapi laporan hasil Pengkajian Teknis Bangunan Gedung yang dilakukan Pengkaji Teknis Bangunan Gedung yang memiliki Izin Pelaku Teknis Bangunan (IPTB).

Nantinya, setelah selesai pengurusan SLF, akan dilakukan berita acara serah terima dan surat penghunian sementara sambil menunggu serah terima aset bangunan kepada Pemprov DKI Jakarta. Jika surat ini sudah ada, maka masyarakat bisa segera menghuni Rusunawa Pasar Rumput dengan pengelolaan dari Pemprov DKI Jakarta.

“Jadi kami harap masyarakat bersabar dulu karena proses teknis dan legalitas proyek ini belum selesai. Kami berharap proyek bisa menjadi percontohan pembangunan yang terintegrasi dengan pasar dan moda transportasi umum, karena lokasinya dekat dengan terminal dan stasiun kereta komuter di Manggarai,” katanya. (PIT)