Selasa, 12/08/2014

Tahun Depan Intiland Mulai Garap Reklamasi Pantai Utara Jakarta

-jktproperty.com
Share on: 876 Views
Tahun Depan Intiland Mulai Garap Reklamasi Pantai Utara Jakarta
MULAI REKLAMASI: PT Intiland Development Tbk. memastikan akan memulai pembangunan proyek reklamasi pantai untuk tanggul raksasa (Giant Sea Wall) di pantai utara Jakarta pada 2015 dan diperkirakan proyek ini akan rampung dalam waktu tiga tahun.

JAKARTA, jktproperty.com – PT Intiland Development Tbk. memastikan akan memulai pembangunan proyek reklamasi pantai untuk tanggul raksasa (Giant Sea Wall) di pantai utara Jakarta pada 2015 dan diperkirakan proyek ini akan rampung dalam waktu tiga tahun.

Suhendro Prabowo, Vice President Director and COO PT Intiland DevelopmentTbk. mengatakan, dari total sekitar 5.000 hektar area yang direklamasi, perseroan hanya mengerjakan seluas 63 hektare. Namun dia belum mau menyebutkan berapa nilai investasi yang disiapkan perseroan untuk proyek ini. “Belum dihitung ulang investasinya. Tapi dari 63 hektar yang kita garap, yang kita gunakan sekitar 30 hektar dan akan kami laksanakan mulai 2015,” katanya.

Menurut dia, Intiland sudah mengantongi izin dari Pemprov DKI Jakarta untuk pengembangan proyek terpadu di kawasan pantai. “Di lokasi ini nantinya Intiland akan membangun hunian tapak, apartemen, kantor, hotel dan sarana serta fasilitas lainnya. Sebuah kawasan terpadu di Pantai Utara Jakarta,” tuturnya.

Selain Intiland ada dua perusahaan lainnya yang ikut bergabung dalam konsorsium percepatan pembangunan terpadu pesisir ibukota atau National Capital Integrated Coastal Development (NCICD), yakni Fuhai Group dan Wiratman Group. Ketiganya akan mengerjakan proyek reklamasi pantai, pembangunan kawasan terpadu, serta membangun tanggul air laut raksasa di utara Jakarta.

Megaproyek ini terdiri dari tiga tahapan besar, yaitu tahap A berupa reklamasi 17 pulau serta peninggian tanggul di Sunda Kelapa. Tahap B berupa pembangunan awal konstruksi tanggul. Kemudian tahap C yakni pembangunan Giant Sea Wall. Adapun untuk tahap akhir, pemerintah pusat, melalui Kementerian Pekerjaan Umum ikut berpartisipasi. (PIT)