Jumat, 14/12/2018

Tahun Depan Bank BTN Targetkan Raup Rp600 Miliar dari KPR Lelang

-jktproperty.com
Share on: Facebook 89 Views
Tahun Depan Bank BTN Targetkan Raup Rp600 Miliar dari KPR Lelang
Foto: Ist
KPR LELANG BTN: Sebagai salah satu upaya perseroan untuk memperbaiki kualitas kredit Bank BTN meluncurkan KPR Lelang, sebuah fitur baru di produk KPR yang dikhususkan bagi nasabah yang ingin mendapatkan pembiayaan untuk rumah yang berhasil mereka dapatkan lewat proses lelang rumah BTN. Tahun depan bank plat merah ini menargetkan mampu meraih Rp600 miliar dari KPR Lelang melalui rumahmurahbtn.co.id.

BOGOR, jktproperty.com – Sebagai salah satu upaya perseroan untuk memperbaiki kualitas kredit Bank BTN meluncurkan KPR Lelang, sebuah fitur baru di produk KPR yang dikhususkan bagi nasabah yang ingin mendapatkan pembiayaan untuk rumah yang berhasil mereka dapatkan lewat proses lelang rumah BTN. Tahun depan bank plat merah ini menargetkan mampu meraih Rp600 miliar dari KPR Lelang melalui rumahmurahbtn.co.id.

“Kami mengamati bahwa peminat rumah lelang mengalami tren peningkatan setiap bulan, tercatat sebanyak 7.063 peminat dan sekitar 30% di antaranya tertarik menggunakan KPR untuk melunasi rumah hasil lelang tersebut,” kata Direktur Bank BTN Nixon LP Napitupulu saat soft launching KPR Lelang di Bogor, Jumat (14/12).

Nixon menjelaskan, sejak diluncurkan pada bulan 9 Februari 2018, situs khusus rumah lelang Bank BTN yaitu www.rumahmurahbtn mengalami peningkatan pengunjung maupun peminat. Total aset yang terjual lewat lelang tersebut per 10 Desember 2018 mencapai 986 unit dengan nilai Rp216 miliar. “Dari sini tahun depan kami optimistis mampu meraih Rp600 miliar dari KPR Lelang,” ujarnya.

Adapun data jumlah aset yang dilelang hingga pekan ini mencapai 12.424 unit dengan total nilai agunan mencapai Rp1,7 trilliun dengan jumlah pengunjung laman mencapai 1,4 juta pengunjung. Sementara sekitar 7.000 pengunjung di antaranya menyatakan berminat mengikuti lelang.

Adapun rumah lelang yang paling laris adalah yang harganya berkisar sekitar Rp100 juta hingga sekitar Rp300 juta dengan lokasi favorit di wilayah Bekasi, Depok, Serpong Banten, Semarang, Purwakarta Jawa Barat, Jambi, Balikpapan dan Makassar. “Setelah kami data, mereka sangat membutuhkan KPR untuk membiayainya sehingga kami menyiapkan satu produk baru yang diharapkan dapat menjawab permintaan pasar tersebut,” kata Nixon.

Adapun untuk menikmati KPR Lelang, ada sejumlah prosedur yang harus dilewati nasabah. Pertama, segera mengikuti proses lelang ketika sudah menemukan properti yang diminati di situs www.rumahmurahbtn.co.id. Kedua, melakukan survey rumah lelang dengan menginformasikannya kepada petugas Kantor Cabang BTN terdekat. Ketiga, membuat akun di portal Ditjen Kekayaan Negara di www.lelang.go.id. Keempat, nasabah memberikan setoran uang jaminan sebesar 20% dari harga limit yang ditentukan atau sesuai ketentuan DJKN terkait minimal penyetoran uang jaminan untuk dapat mengikuti lelang. Kelima, nasabah kemudian bisa memproses KPR di Bank BTN sampai dengan proses Surat Penegasan Persetujuan Penyediaan Kredit. Keenam, adalah mengikuti lelang di KPKNL dimana aset didaftarkan.

“Jika menang lelang, maka akad kredit bisa segera dilaksanakan sekitar sepekan kemudian, kalau kalah maka uang jaminan tadi dikembalikan ke nasabah,” kata Nixon.

Senada dengan Nixon, Direktur Consumer Banking Bank BTN, Budi Satria mengaku potensi KPR Lelang akan makin besar ke depannya karena jumlah peminat rumah lelang BTN yang makin tinggi. KPR Lelang tersebut, menurut Budi sama dengan KPR biasa pada umumnya. Yang membedakan adalah jenis agunannya adalah rumah hasil lelang Bank BTN. Sementara uang mukanya diperhitungkan menggunakan uang jaminan yang disetor saat nasabah mengikuti proses lelang. Adapun Ketentuan KPR Lelang sama dengan KPR Secondhand atau pemilikan rumah second (bukan dari developer).

“Jadi bunga pinjaman dapat diberikan suku bunga promo yang berlaku saat itu sesuai dengan kriteria debitur (suku bunga promo saat ini 8,25% fixed 2 tahun dan fixed 3 tahun). Tenor terpanjang untuk KPR sampai dengan 25 Tahun sedangkan KPA sampai dengan 15 tahun,” kata Budi.

Target dari KPR lelang, menurut Budi maupun Nixon adalah mengurangi aset mangkrak menjadi aset bernilai, serta memperbaiki NPL atau Non Performing Loan Bank BTN dan rumah lelang bisa dijadikan investasi yang baik karena harga properti cenderung meningkat. “Kami berharap dengan KPR lelang, makin banyak peminat rumah lelang Bank BTN, NPL berkurang, penyaluran KPR meningkat, ” tutup Nixon. (EKA)