Senin, 18/05/2015

Survei BI: Pasok Melimpah, Harga Kondominium di Jabodebek Turun

-jktproperty.com
Share on: Facebook 1085 Views
Survei BI: Pasok Melimpah, Harga Kondominium di Jabodebek Turun
Ilustrasi
HARGA KONDO TURUN: Bank Indonesia melihat bahwa turunnya harga jual ini karena pasokan kondominium kelas bawah yang banyak dijual terutama di wilayah Bogor, Depok dan Bekasi.

JAKARTA, jktproperty.com – Survei properti komersial yang dipublikasikan Bank Indonesia mengungkapkan harga jual apartemen strata-title (kondominium) di wilayah Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodebek) mengalami penurunan hampir 10% selama kuartal I-2015.

Hal itu, demikian seperti dilansir Bank Indonesia, disebabkan karena pasok kondominium di kawasan ini cukup melimpah. Pada kuartal akhir 2014 harga jualnya rata-rata masih Rp23,781 juta per m2. Sementara kuartal I-2015 rata-rata menjadi Rp21,517 juta per m2 atau tetap masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu sekitar Rp23,296 juta per m2. Terjadi penurunan 9,29% dibandingkan kuartal sebelumnya.

Bank Indonesia melihat bahwa turunnya harga jual ini karena pasokan kondominium kelas bawah yang banyak dijual terutama di wilayah Bogor, Depok dan Bekasi.

Dengan harga jual yang mengalami penurunan, tingkat penjualan mengalami kenaikan. Dari total pasokan yang masuk pasar sebanyak 111.717 unit, sebesar 97,66% di antaranya laku terjual. Tingkat penjualan ini tumbuh 4,90% dibandingkan kuartal IV-2014. Sedangkan secara tahunan, tingkat penjualan kondominium naik tipis 0,75% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sedangkan untuk apartemen sewa, BI mengungkapkan tarifnya turun signifikan sebesar 5,11% atau menjadi rata-rata Rp283.514 per m2 per bulan, sedangkan kuartal sebelumnya Rp298.793 per m2 per bulan. Bahkan kalau dilihat secara tahunan, tarif sewa apartemen justru naik 40,33% karena pada periode yang sama tahun lalu, tarif sewa masih berada pada level rerata Rp202.030 per m2 per bulan. (GUN)