Jumat, 22/07/2016

Suplai Segunung, Permintaan Ruang Kantor di CBD Jakarta Turun

-jktproperty.com
Share on: 1524 Views
Suplai Segunung, Permintaan Ruang Kantor di CBD Jakarta Turun
Foto: Ilustrasi
PASAR PERKANTORAN: Permintaan ruang kantor di area Central Business District (CBD) Jakarta pada kuartal II-2016 menurun dibandingkan permintaan selama I-2016. Sementara suplai perkantoran menggunung.

JAKARTA, jktproperty.com – Permintaan ruang kantor di area Central Business District (CBD) Jakarta pada kuartal II-2016 menurun dibandingkan permintaan selama I-2016. Sementara suplai perkantoran menggunung.

JLL Indonesia melalui Jakarta Market Update 2Q 2016 yang dipublikasikan pekan ini mengungkapkan permintaan area perkantoran saat ini hanya 32.000 m2 atau anjlok sebesar 12.000 m2 dibandingkan kuartal sebelumnya yang mencatat permintaan sebanyak 44.000 m2.

Penurunan permintaan itu, demikian JLL Indonesia, berbanding terbalik dengan suplai perkantoran baru yang melonjak tajam. JLL mencatat pasokan perkantoran CBD Jakarta tiga bulan pertama seluas 225.000 m2, sedangkan hingga Juni 2016 bertambah menjadi 353.000 m2.

Imbas dari kenaikan signifikan tersebut membuat tingkat hunian atau okupansi terus merosot dari 87 persen pada kuartal I-2016 menjadi 85 persen pada kuartal II-2016. JLL memprediksi tumbuhnya permintaan yang diiringi jumlah pasokan baru yang juga naik semakin memicu tertekannya tingkat hunian.

Sementara itu untuk perkantoran grade A, JLL melansir, tingkat huniannya hingga saat ini mencapai 72%, turun 4% dari kuartal I 2016. Sedangkan kelas premium, okupansi 78%, turun tajam catatan sebelumnya yang mencapai 93%.

JLL mengungkapkan akan ada 655.000 m2 pasokan perkantoran baru di wilayah CBD sepanjang 2016 ini. Secara kumulatif, JLL menyebutkan pasokan perkantoran yang tersedia hingga saat ini adalah 5,3 juta m2. (GUN)