Senin, 08/10/2012

Summarecon Optimistis Target Penjualan Rp3,7 Triliun Tahun Ini Tercapai

-jktproperty.com
Share on: 438 Views
Summarecon Optimistis Target Penjualan Rp3,7 Triliun Tahun Ini Tercapai

JAKARTA: PT Summarecon Agung Tbk optimistis target penjualan selama 2012 sebesar Rp3,7 triliun akan tercapai, mengingat perolehan penjualan properti periode Januari-September 2012 telah menembus angka Rp3 triliun atau 81,1% dari target pendapatan yang direncanakan semula sebesar Rp3,7 triliun. Menurut Presdir PT Summarecon Agung Tbk Johanes Mardjuki, sebagian besar pendapatan diperoleh dari bisnis pengembangan properti sebesar Rp1,08 triliun atau 71,5% dari total pendapatan sebesar Rp3 triliun. “Kami optimistis pendapatan akan sesuai dengan target sebesar Rp3,7 triliun, karena sampai September kemarin total pendapatan dari penjualan properti sudah mencapai Rp3 triliun,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan sebagian besar marketing sales disumbangkan proyek perumahan di Serpong. Summarecon Serpong memberi kontribusi 40% terhadap pendapatan, sedangkan Summarecon Kelapa Gading dan Summarecon Bekasi masing-masing mencapai 30%.”Saat ini kami juga tengah memasarkan proyek baru kami yakni The Springs di Serpong dan ruko baru Kelapa Gading bulan depan. Dari kedua proyek ini diharapkan menghasilkan Rp700 miliar,” tutur Johanes.

Pada semester I-2012 pendapatan Summarecon mencapai Rp1,51 triliun, naik 61,4% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp938,6 miliar. Laba bersih meningkat sebesar 97,7% menjadi Rp307,11 miliar dari sebelumnya Rp155,35 miliar. Sebagian besar pendapatan dihasilkan bisnis pengembangan properti sebesar Rp1,08 triliun atau 71,5% dari total pendapatan. Jumlah itu naik 71,86% dibandingkan sebelumnya Rp627,88 miliar. Sisanya disumbangkan bisnis properti investasi sebesar Rp 346,2 miliar (22,86%) dan bisnis lain-lain, termasuk di dalamnya rekreasi, pelayanan kesehatan, hotel senilai Rp89,33 miliar.

Menyinggung soal Summarecon Bekasi, dia mengatakan pada Maret tahun depan akan membuka jalan layang yang menjadi akses utama sekaligus meningkatkan nilai jual proyek ini. (LEO)