Selasa, 22/09/2015

Sinergi BUMN Properti Bisa Imbangi Konglomerasi Properti

-jktproperty.com
Share on: 638 Views
Sinergi BUMN Properti Bisa Imbangi Konglomerasi Properti
Ilustrasi
SINERGI BUMN PROPERTI: Sinergi BUMN properti dan konstruksi disebut-sebut akan dapat menandingi dominasi konglomerasi properti di Indonesia. Untuk itu, pemerintah menghimbau BUMN properti properti dan konstruksi untuk bersinergi.

JAKARTA, jktproperty.com – Sinergi BUMN properti dan konstruksi disebut-sebut akan dapat menandingi dominasi konglomerasi properti di Indonesia. Untuk itu, pemerintah menghimbau BUMN properti properti dan konstruksi untuk bersinergi.

Menurut Menteri BUMN Rini Soemarno, peluang BUMN properti dan konstruksi di Indonesia masih sangat besar. “Saya instruksikan supaya BUMN-BUMN khususnya di sektor properti dan konstruksi bersinergi untuk mengimbangi dominasi raja-raja properti. Kalau BUMN Wika Properti, PP Properti, Adhi Karya dan lainnya digabung, saya yakin bisa mengalahkan Ciputra Group, Sinar Mas Land, maupun Agung Podomoro,” ujarnya.

Dia mengatakan hal itu saat bicara di Chief Finance Officer/CFO BUMN Forum, Sinergi Bagi Ekonomi Negeri, di Jakarta, Selasa (22/9).

Menurut dia, di sektor perhotelan misalnya, setidaknya ada 20 hotel di bawah pengelolaan BUMN. “Kalau digabungkan ini akan menjadi jaringan hotel terbesar di Indonesia. Itu belum termasuk proyek hunian, perkantoran, dan komersial,” katanya.

Rini menyatakan peluang BUMN untuk mengembangkan industri properti terbuka lebar. Instruksinya itu sejalan dengan keinginannya Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mau menjadikan perusahaan BUMN pendorong utama pembangunan dan perekonomian. Keinginan Jokowi itu, menurut Rini, akan terlaksana bilamana perusahaan BUMN bersinergi.

“Selama ini banyak anak usaha BUMN yang memiliki bidang usaya sama sehingga ada tumpang tindih. Makanya perlu bersinergi supaya lebih efisien dan meningkatkan skala usahanya. Pengelolaan BUMN juga harus terbuka dan transparan, kita harus tunjukkan kalau BUMN bisa berkompetisi dan memberikan kontribusi yang besar bagi bangsa,” katanya. (EKA)