Rabu, 25/06/2014

Sahid Garden Residence Usung Konsep Urban Forest

-jktproperty.com
Share on: 967 Views
Sahid Garden Residence Usung Konsep <em>Urban Forest</em>
Artist Impression Sahid Green Residence
URBAN FOREST: Sahid Garden Residence dibangun 20 lantai di atas lahan seluas 10.733 m2 dengan jumlah unit mencapai 476. Mengusung konsep urban forest apartemen ini dilengkapi fasilitas pendukung seperti basement parkir, kolam renang, danau buatan, taman bermain, jogging track, retail area, dan ruang serbaguna. Danau buatan juga dibuat di sini sebagai resapan air.

JAKARTA, jktproperty.com – Sebagai langkah antisipasi dioperasikannya beberapa perkantoran baru di koridor TB Simatupang dalam 1-2 tahun ke depan, PT Sahid Inti Dinamika [Sahid Property Group] menggelontorkan dana tak kurang dari Rp200 miliar untuk membangun apartemen Sahid Garden Residence di kawasan Ciracas, Jakarta Timur.

Dani Limandani, General Manager PT Sahid Inti Dinamika kepada jktproperty.com mengatakan, di primary market kawasan Ciracas yang berdekatan dengan koridor TB Simatupang, saat ini belum ada apartemen kelas middle-low yang ditawarkan pengembang. “Ada yang sudah existing cuma sudah sold out dan dari sisi harga sudah mengalami kenaikan. Makanya kami melihat ada ceruk pasar di kawasan Ciracas untuk hunian vertikal kelas ini, mengingat dalam 1-2 tahun ke depan banyak perkantoran akan beroperasi di koridor TB Simatupang,” katanya.

Mengutip data Colliers International Indonesia, pada 2014-2016 di koridor TB Simatupang ada 15 gedung perkantoran baru yang akan beroperasi. Tahun ini, Green Kosmo Mansion Tower, The Manhattan Square, 18 Office Park, Gedung Aneka Tambang Tower 2, Plaza Oleos, Metropolitan Tower dan Palma Tower dijadwalkan rampung dan siap beroperasi. Tahun depan South Quarter Tower 2 dan AD Premier juga akan beroperasi disusul pada 2016 perkantoran The Manhattan Square Tower 2, Naras Tower, Beltway Office park Tower 4 dan South Quarter Tower 3.

“Dengan pengoperasian kantor-kantor baru itu otomatis demand hunian meningkat, kami sudah mengantisipasi itu dengan menyediakan dan menawarkan hunian vertikal di kelas middle-low,” tutur Dani.

Menurut dia, ada 476 unit Sahid Garden Residence yang dilepas ke pasar dengan harga Rp300 jutaan.  Pembeli bisa memilih metode pembayaran. Selain dengan tunai keras, pembeli bisa membayar tunai bertahap hingga 36 kali. Sedangkan melalui kredit pemilikan apartemen (KPA), pembayaran DP (down payment/uang muka) bisa dicicil hingga 24 kali. “Ada 5 tipe unit apartemen yang bisa dipilih sesuai kebutuhan, luasnya mulai dari 22,2 m2 untuk tipe studio, kemudian yang 1 bed room, 2 bed room dan 3 bed room,” kata Dani.

Sahid Garden Residence dibangun 20 lantai di atas lahan seluas 10.733 m2 dengan jumlah unit mencapai 476. Beberapa fasilitas pendukung adalah basement parkir, kolam renang, danau buatan, taman bermain, jogging track, retail area, dan ruang serbaguna.  “Kami mengusung konsep urban forest dimana lahan yang kami kembangkan hanya 20% dari lahan yang kami miliki. Sisanya ruang hijau terbuka. Kami juga membangun danau buatan untuk resapan air,” tambah Dani.

Untuk menggenjot pemasaran, pihak developer juga telah mengoperasikan kantor marketing dan show unit di Gedung Trihamas Finance, TB Simatupang, awal Maret lalu. (DHP)