Kamis, 29/08/2019

RUPSLB Tetapkan Suprajarto Jadi Dirut Bank BTN yang Baru

-jktproperty.com
Share on: Facebook 812 Views
RUPSLB Tetapkan Suprajarto Jadi Dirut Bank BTN yang Baru
Foto: Ist
DIRUT BARU BTN: Pada RUPSLB hari ini pemegang saham Bank BTN sepakat untuk mengangkat Suprajarto sebagai direktur utama Bank BTN menggantikan Maryono. Saat ini, Suprajarto merupakan Direktur Utama Bank BRI.

JAKARTA, jktproperty.com – PT Bank Tabungan Negara Tbk. menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari ini (29/8/).

Salah satu agendanya pergantian direksi dan komisaris. Pada RUPSLB hari ini pemegang saham sepakat untuk mengangkat Suprajarto sebagai direktur utama Bank BTN menggantikan Maryono. Saat ini, Suprajarto merupakan Direktur Utama Bank BRI.

Berikut susunan Direksi dan Komisari BTN:

Susunan Direksi BTN :
Direktur Utama: Suprajarto
Direktur Commercial Banking: Oni Febriarto Rahardjo
Direktur Consumer Banking: Budi Satria
Direktur Compliance: R. Mahelan Prabantarikso
Direktur Collection, Aset Management: Elisabeth Novi
Direktur Distribution & Network: Dasuki Amsir
Direktur Strategic & Human Capital: Yossi Istanto
Direktur IT & Operation: Andi Nirwoto
Direktur Finance, Treasury & Strategy: Nixon L.P Napitupulu

Susunan Komisaris BTN:
Komisaris Utama: Asmawi Syam
Komisaris: Iman Sugema
Komisaris: Eko Djoeli Heripoerwanto
Komisaris: Marwanto Harjowiryono
Komisaris Independen: Garuda Wiko
Komisaris Independen: Lucky Fathul Aziz Hadibrata
Komisaris Independen: Kamaruddin Sjam
Komisaris Independen: Arie Coerniadi

Baca juga: RUPSLB BTN Setujui Akuisisi Perusahaan Modal Ventura

Achmad Chaerul, Corporate Secretary Bank BTN mengatakan susunan pengurus bank sesuai hasil RUPSLB ini diharapkan dapat memperkuat kinerja perseroan dalam memenuhi target bisnis sekaligus menjawab tantangan masa depan.

“Kami optimis menjadikan soliditas pengurus bank sebagai modal dan semangat untuk menjadikan kinerja bisnis BTN menjadi lebih baik,” kata Chaerul.

Menurut Chaerul, ke depan BTN akan mempunyai peluang untuk tumbuh lebih baik. Perseroan telah menyesuaikan sejumlah target bisnis dengan dinamika perekonomian yang terjadi baik di dalam negeri maupun luar negeri. Kebutuhan rumah yang sangat besar adalah peluang yang tidak akan pernah berhenti dan terus membutuhkan inovasi.

“Kami akan tetap memainkan peran sebagai pemain utama yang mendukung program pemerintah dalam memenuhi kebutuhan rumah rakyat. BTN telah membuktikan hal tersebut dan ke depan kita akan bekerja keras untuk dapat berperan lebih besar guna mendukung Program Sejuta Rumah yang menjadi program pemerintah,” tambah Chaerul menjelaskan.

Berdasarkan kinerja BTN Semester I 2019 tercatat Asset tumbuh 16,58% menjadi Rp312,5 Triliun, Kredit dan Pembiayaan tumbuh 18,78% menjadi Rp251,0 Triliun, Dana Pihak Ketiga sebesar Rp219,8 Triliun atau tumbuh 15,89%. Bisnis perseroan tumbuh selama Semester I Tahun 2019 tercermin dari Pendapatan Bunga yang tumbuh sebesar 19,81% secara year on year dari Rp10,7 Triliun menjadi Rp12,8 triliun.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Perseroan masih berhasil mencetak Laba Bersih sebesar Rp1,31 triliun. Kinerja BTN secara umum berada diatas rata-rata industry. BTN masih mendominasi 39,6% pangsa pasar pembiayaan perumahan nasional dan 92,4 % pangsa pasar pembiayaan perumahan subsidi di Indonesia.

Sebelum menjadi orang nomor satu di BRI, Suprajarto menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk (Bank BNI). Suprajarto duduk di kursi Wadirut BNI sejak 17 Maret 2015.

BRI bukan tempat baru baginya, lantaran sebelum berlabuh ke Bank BNI dia adalah Direktur Jaringan dan Layanan BRI. Posisi tersebut dia miliki sejak 5 September 2007 dan juga menjabat sebagai Direktur Jaringan dan Operasional. (DHP)

Baca juga: Pemerintah Akan Alihkan Kuota FLPP Bank yang Tak Perform ke BTN