Selasa, 19/08/2014

Rupiah Melemah, Harga Sewa Apartemen Naik

-jktproperty.com
Share on: Facebook 712 Views
Rupiah Melemah, Harga Sewa Apartemen Naik
Foto: Four Seasons Residence/Ilustrasi
HARGA SEWA APARTEMEN NAIK: Harga sewa rata-rata apartemen di Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodebek) sepanjang kuartal II-2014 diketahui mengalami peningkatan sebagai konsekuensi melemahnya nilai rupiah terhadap US dolar.

JAKARTA, jktproperty.com -Harga sewa rata-rata apartemen di Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodebek) sepanjang kuartal II-2014 diketahui mengalami peningkatan sebagai konsekuensi melemahnya nilai rupiah terhadap US dolar.

Selain itu, Survei Properti Komersial Bank Indonesia yang dipublikasikan baru-baru ini juga mengungkapkan naiknya harga sewa apartemen didorong oleh stagnasi pasok apartemen sewa. Pasokan apartemen di wilayah Jabodebek sepanjang kuartal II-2014 belum mengalami perubahan, tetap sejumlah 12.030 unit. Pasokan apartemen sewa diperkirakan meningkat menjelang akhir tahun 2014 dengan dioperasikannya Asscot Residence Ciputra World Jakarta.

Menurut Direktur Eksekutif Departemen Statistik Bank Indonesia Hendy Sulistyowati, melemahnya rupiah berpengaruh pada kenaikan harga sewa apartemen dan kamar hotel. “Tarif sewa apartemen meningkat signifikan karena pelemahan rupiah. Kenaikannya di kuartal II mencapai 43,57%,” katanya.

Menurut dia, kenaikan harga sewa apartemen akibat dampak pelemahan nilai tukar rupiah atas US dolar yang sekitar 0,02% ke angka Rp11.691. Bukan hanya itu, melemahnya nilai rupiah juga berpengaruh pada harga kamar di berbagai hotel berbintang di Indonesia. “Kenaikan tarif hotel paling tinggi di Jakarta, Bogor dan Depok. Sementara kenaikannya sebesar 14,47% lebih tinggi dari periode sebelumnya hanya 5,43%,” kata Hendy.

Dibandingkan periode sebelumnya, tingkat hunian apartemen sewa juga mengalami penurunan 0,73% (qtq), meski secara tahunan meningkat 4,49% (yoy). Penurunan tingkat hunian terjadi pada apartemen sewa di kawasan non-CBD sejalan dengan berakhirnya kontrak beberapa perusahaan yang mempekerjakan ekspatriat pada bulan Juni 2014.

Meski demikian, harga sewa apartemen meningkat signifikan (28,29%;qtq atau 43,57%;yoy) sebagai dampak pergerakan nilai tukar rupiah serta kenaikan harga beberapa apartemen sewa yang melakukan renovasi seperti Airlangga Apartemen dan Four Season Residence.

Di wilayah Bandung, pasokan kumulatif apartemen sewa selama dua tahun terakhir juga mengalami stagnasi sebesar 1.069 unit. Meski demikian, tingkat hunian dan harga sewa menunjukkan peningkatan baik secara triwulanan maupun tahunan. Pasokan apartemen yang stabil juga terjadi di wilayah Batam sejumlah 991 unit, dengan tingkat hunian dan tarif sewa rata-rata sebesar 65,7% dan Rp 30.062.500 per bulan. (GUN)