Jumat, 11/10/2013

Rudi Margono: “Nggak Benar REI Nunggak Rp13 Triliun”

-jktproperty.com
Share on: 452 Views
Rudi Margono: “Nggak Benar REI Nunggak Rp13 Triliun”
Rudi Margono

BANDUNG, jktproperty.com – Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) DKI Jakarta Rudi Margono mempertanyakan dasar yang dipakai Pemprov DKI Jakarta untuk menghitung tanggungan utang pembangunan rumah susun yang ditaksir mencapai 680 blok rusun atau senilai dengan Rp13 triliun.

“Nggak benar itu dasar hitungan mereka apa? SIPPT [Surat Izin Peruntukan Penggunaan Tanah] itu bukan hanya dimiliki pengembang. Ada rumah sakit, yayasan dan sekolah. Lagi pula, yang namanya pengembang itu belum tentu semuanya anggota atau pengurus REI,” katanya di sela-sela acara Malam Ramah Tamah REI Se-Indonesia, di Bandung.

Menurut dia, dari seluruh utang tersebut, yakni Rp13 triliun, kemungkinan hanya 10% yang menjadi bagian dari utang anggota REI. Untuk hitungan yang lebih rinci, pihaknya tengah melakukan audit internal terhadap kewajiban pembangunan rusun tersebut.

Dasar penagihan itu adalah Surat Keputusan Gubernur No. 540/1990 tentang Surat Persetujuan Prinsip Pembebasan Lahan. Aturan tersebut kemudian diperbarui pada SK Gubernur No. 1943/2002 tentang Ketentuan Perhitungan Nilai Kewajiban Penyediaan Bangunan Rusun Murah/Sederhana yang dikonversi dengan dana oleh para pengembang pemegang SIPPT.

“Kami sedang audit sebagai data pembanding dengan yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta. Dengan begitu, bisa diketahui dengan pasti berapa jumlah tunggakan pembangunan rusun dari anggota REI,” katanya. (PIT)