Minggu, 07/12/2014

Relokasi Warga Pemprov DKI Bangun 120 Tower Rusunawa

-jktproperty.com
Share on: 471 Views
Relokasi Warga Pemprov DKI Bangun 120 <em>Tower</em> Rusunawa
Foto: Satelitnews.co
BANGUN RUSUNAWAL: Pemprov DKI akan membangun 120 rusunawa untuk merelokasi masyarakat yang terkena gusuran.

JAKARTA, jktproperty.com – Pemprov DKI Jakarta hingga 2015 mendatang menargetkan mampu membangun 120 tower rumah susun sederhana sewa (rusunawa) guna merelokasi warga yang tergusur akibat program penataan kota yang sebagian besar berasal dari wilayah bantaran kali dan waduk.

Menurut Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemprov DKI Jakarta Yonathan Pasodung, seluruh Rusunawa ini akan digunakan untuk merelokasi warga yang tergusur program penataan kota. “Tahun ini kami telah membebaskan 30 hektar tanah dimana setiap 1 hektar bisa dibangun tiga tower rusunawa sehingga untuk tahap awal kita bisa bangun sebanyak 120 tower,” katanya.

Dia mengatakan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebenarnya menargerkan Pemprov DKI mampu membangun 500 blok rusunawa per tahunnya. Namun karena keterbatasan, pada tahap awal akan dibangun 120 tower.

Lebih lanjut Yonathan mengatakan sudah ada delapan titik lokasi yang lahannya sudah berhasil dibebaskan oleh Pemprov DKI dan ini akan ditambah terus untuk memperbanyak cadangan lahan (landbank) yang bisa digunakan untuk dibangun Rusunawa. Sedangkan sumber dana pembebasan lahan diambil dari dana APBD. “Dana APBD cukup untuk pembebasan lahan, hanya saja kendalanya banyak masyarakat yang enggan menjual tanahnya.”

Delapan titik yang dimaksud meliputi Cilincing (3,5 ha), Rorotan (4,5 hektar), Roroatan Nagrak Cilincing (2,6 hektar), Radjiman Cakung (4,5 hektar dan 8.000 m2), Jalan Raya Bogor (2,6 hektar), Pulogebang Penggilingan (3,3 hektar), Jatinegara (1,5 hektar), dan Marunda (2,6 hektar). Nantinya setiap warga yang sudah berkeluarga dan memiliki KTP DKI Jakarta dapat menghuni Rusunawa namun yang akan diutamakan adalah warga relokasi bantaran kali atau waduk. (PIT)