Rabu, 12/09/2012

Rekso Group Benamkan US$150 Juta di Proyek Jumeirah Bali

-jktproperty.com
Share on: 793 Views
Rekso Group Benamkan US$150 Juta di Proyek Jumeirah Bali

JAKARTA: Rekso Group melalui anak perusahaan PT Asia Pasifik Properti menginvestasikan dana US$150 juta untuk membangun sebuah kawasan resor baru di Bali yang diberi nama Jumeirah Bali. Pembangunan resor tersebut akan mulai dilakukan pada Maret 2013 dan dijadwalkan bisa beroperasi pada 2015 mendatang.

Dalam keterangannya, CEO Rekso Group dan Komisaris PT APP Sukowati Sosrodjojo mengatakan dipilihnya Jumeirah sebagai partner dalam pembangunan resor tersebut karena Jumeirah memiliki pengalaman dan standar kualitas yang melebihi pelayanan konvensional dalam bisnis perhotelan maupun resor di dunia.

“Standar tersebut berupa pelayanan dan perhatian personal serta memadukan konsep arsitektur dan desain unik. Jumeirah menerapkan standar yang tinggi,” katanya.

Dia mengatakan Jumeirah Bali berlokasi di ujung selatan Jimbaran dan dikawasan ini nantinya akan dibangun 105 vila dan 25 private villa. Lokasi proyek ini dekat dengan Pantai Dreamland yang berjarak 300 meter dan berdampingan dengan lapangan golf. Proyek yang akan didirikan di atas lahan seluas 11 hektar ini didesain menyerupai istana air Hindu Bali kuno dengan merefleksikan kekayaan tradisi dan budaya Bali.

Sementara itu General Manager PT APP Rudy Sundungdolok mengatakan tahap awal pematangan lahan proyek ini dimulai pada Oktober 2012 dan pembangunan konstruksinya dimulai Maret 2013. Proses pembangunan ini diperkirakan selama 24 bulan, sehingga beroperasi pada 2015. “Total investasi proyek ini ditaksir mencapai US$ 150 juta, termasuk tanah,” katanya.

Executive Chairman Jumeirah Group Gerald Lawless mengungkapkan, kerja sama dengan PT APP akan menambah jaringan bisnis penginapan perusahaan. Jumeirah saat ini memiliki tiga hotel yang telah beroperasi di Asia di antaranya Hotel Jumeirah Himalayas di Shanghai, Jumeirah Vitavelli, dan Jumeirah Dhevanafushi di Maladewa. “Masih ada lima hotel yang masih dalam tahap pembangunan di China dan sebuah hotel di Thailand,” ujar Lawless.

Beberapa proyek Jumeirah Group lainnya yang cukup terkenal di antaranya Jumeirah di Etihad Towers di Abu Dhabi, Burj Al Arab, Jumeirah Beach Hotel, Jumeirah Creekside Hotel, Jumeirah Emirates Towers, dan lain sebagainya.

Jumeirah Group atau yang sebelumnya Jumeirah International Group merupakan sebuah jaringan hotel mewah internasional dan bagian dari Dubai Holdings. Saham grup usaha ini dimiliki Pemerintah Dubai. Portofolio Jumeirah mencakup bangunan terkenal seperti Burj al Arab dan Jumeirah Emirates Towers, hotel tertinggi ke-3 di dunia.

Perusahaan ini juga mengelola Wild Wadi Water Park dan menjalankan The Emirates Academy of Hospitaliy Management dan Jumeirah Hospitality, Kebanyakan hotel milik Jumeirah terletak di Dubai, mereka memperluas jaringan mereka hingga ke seluruh dunia. Pada Februari 2007, jaringannya telah mencakup 2 properti di Inggris dan 1 di lepas pantai. Perusahaan ini juga memiliki pembangunan hotel di Argentina, Bermuda, Britania Raya, Jerman, Jordania, Mallorca, Oman, Qatar, Thailand, dan Tiongkok, Skotlandia, dan Kepulauan Virgin Amerika Serikat.

Sementara Rekso Group merupakan sebuah grup perusahaan yang membawahi beberapa perusahaan terkemuka di Indonesia seperti Sinar Sosro, Rekso Nasional Food (McDonalds), Gunung Slamat dan Agropangan Putra Mandiri. Sedangkan Rekso International khusus menangani bidang pemasaran dan penjualan internasional seluruh produk Rekso. (PIT)