Selasa, 15/05/2012

REI Minta BI Tunda Pemberlakuan DP KPR 30%

-jktproperty.com
Share on: 467 Views
REI Minta BI Tunda Pemberlakuan DP KPR 30%

JAKARTA: Real Estate Indonesia meminta Bank Indonesia menunda pemberlakuan Loan to Value kredit pemilikan rumah yang telah ditetapkan sebelumnya sebesar 30%.

Wakil Ketua Umum DPP REI Handaka Santosa mengatakan ketentuan LTV KPR yang dipatok 30% tidak sejalan dengan kondisi di sektor properti saat ini. “Soal pengetatan uang muka KPR sebenarnya REI setuju saja. Namun dalam praktiknya hal itu jangan sampai justru malah menghambat pertumbuhan yang terjadi di industri properti nasional,” katanya.

Dia mengatakan hal itu kepada wartawan usai seminar nasional Masa Depan Industri Perbankan, Multifinance, Otomotif, Real Estate Pasca Penetapan Pembatasan Uang Muka di Hotel Grand Hyatt Jakarta, hari ini.

Lebih lanjut Handaka mengatakan dengan melihat perkembangan yang terjadi di lapangan maka REI menyurati Bank Indonesia untuk menunda pemberlakuan LTV 30%, terutama untuk KPR.

“REI ingin aturan pengetatan uang muka diberlakukan bertahap atau ditunda sampai rasio kredit bermasalahnya atau non performing loan (NPL) sampai pada ambang yang mengkhawatirkan. Saat ini NPL KPR perbankan masih di bawah 1%, jadi apa alasannya khawatir sehingga uang muka KPR diperketat dan justru malah memberatkan konsumen,” katanya.

Pihak REI sendiri, aku Handaka, hari ini mengirimkan surat keberatan ke BI terkait dengan pelaksanaan pengetatan uang muka KPR. (PIT)