Kamis, 02/04/2020

REI Desak Perbankan Realisasikan Stimulus OJK Pasca Wabah Corona

-jktproperty.com
Share on: Facebook 173 Views
REI Desak Perbankan Realisasikan Stimulus OJK Pasca Wabah Corona
Ilustrasi
STIMULUS OJK: Real Estate Indonesia (REI) meminta perbankan segera menerapkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) terbaru, mengingat merebaknya Covid-19 secara global berdampak secara langsung maupun tidak langsung terhadap aktivitas pembangunan perumahan, baik berskala rumah subsidi maupun properti komersial.

JAKARTA, jktproperty.com – Real Estate Indonesia (REI) meminta perbankan segera menerapkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) terbaru, mengingat merebaknya wabah virus corona Covid-19 secara global berdampak secara langsung maupun tidak langsung terhadap aktivitas pembangunan perumahan, baik berskala rumah subsidi maupun properti komersial.

Ketua Umum DPP REI Paulus Totok Lusida mengatakan saat ini pihaknya sedang mendata jumlah anggota yang mengajukan rescheduling kreditnya. Data ini tentunya sangat penting bagi OJK agar dapat menentukan langkah berikutnya. “Kami meningingkan peraturan OJK yang baru itu segera diterapkan oleh perbankan,” ungkapnya melalui siaran pers, Kamis (2/4).

Ketika merespons usulan pengembang untuk merelaksasi dan merestruktutisasi kredit di tengah wabah corona, Otoritas Jasa Keuangan memberi stimulus perekonomian nasional untuk sebagai upaya meringankan beban perekonomian masyarakat di tengah wabah corona. Stimulus tersebut diluncurkan melalui peraturan OJK Nomor: 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Corona Virus Disease 2019 tertanggal 13 Maret 2020.

Pelaku usaha sektor properti nasional dipastikan akan mengajukan restrukturisasi kredit akibat terdampak pandemik covid-19. Atas hal ini, Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) memberi apresiasi. Adapun, bagi pengembang anggota REI yang bermasalah untuk melakukan penjadwalam ulang, REI juga akan melakukan pendekatan lebih lanjut.

Menurut Totok, masih ada beberapa bank yang belum ikut aturan dari OJK. Untuk itu, diharapkan semua lembaga jasa keuangan perbankan dapat secepatnya merealisasikan Peraturan OJK tersebut.

“DPP REI mendukung sepenuhnya kebijakan relaksasi kredit perbankan yang dikeluarkan OJK dalam merespons dampak penyebaran wabah Covid-19. Kami tentu berharap pihak perbankan juga ikut mendukung kebijakan pemerintah dengan melaksanakan ketentuan tersebut,” kata Totok.

REI meminta pengembang di Tanah Air tidak melakukan pemutusan hubungan kerja karyawannya. (PIT)