Kamis, 13/07/2017

Presiden Jokowi Resmikan Proyek Rumah DP 1% di Balikpapan

-jktproperty.com
Share on: 1424 Views
Presiden Jokowi Resmikan Proyek Rumah DP 1% di Balikpapan
RUMAH MURAH- Memasuki semester kedua tahun ini, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. tetap konsisten mempertahankan targetnya dalam Program Sejuta Rumah yang diusung Pemerintah sejak bulan April 2015. Terhitung sejak program tersebut digulirkan hingga Juni 2017, Bank BTN telah menyalurkan kredit perumahan untuk sekitar 1,44 juta unit dengan nilai total Rp156 triliun.

BALIKPAPAN, jktproperty.com – Memasuki semester kedua tahun ini, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. tetap konsisten mempertahankan targetnya dalam Program Sejuta Rumah yang diusung Pemerintah sejak bulan April 2015. Terhitung sejak program tersebut digulirkan hingga Juni 2017, Bank BTN telah menyalurkan kredit perumahan untuk sekitar 1,44 juta unit dengan nilai total Rp156 triliun.

Optimalisasi penyaluran KPR dilakukan Bank BTN menyalurkan KPR dari Sabang sampai Merauke, dengan menimbang potensi permintaan yang ada, termasuk di Kalimantan bagian Timur. Sejumlah pengembang rumah tapak sederhana digandeng oleh Bank BTN. Dalam kesempatan ini, perseroan menggandeng PT Karya Pama Marga Abadi menyediakan rumah tapak (landed house) murah di perumahan Pesona Bukit Batuah bagi kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang berlokasi Batu Ampar Balikpapan Timur.

Proyek rumah tapak bernama Pesona Bukit Batuah tersebut rencananya akan dibangun di atas lahan seluas 21 hektar. Secara total, rumah yang akan dibangun mencapai sekitar 1.291 unit rumah yang diperuntukkan bagi kalangan MBR. Peresmian proyek ini pun, turut dihadiri Presiden Joko Widodo.

Direktur Utama Bank BTN Maryono menjelaskan, dari sekitar 428 unit rumah yang telah dibangun, akad KPR yang sudah ditandatangani mencapai 319 unit rumah, dan rencananya hari ini akan diteken akad KPR untuk sekitar 200 unit rumah. Bank BTN juga telah menyalurkan dukungan kredit konstruksi kurang lebih senilai Rp57,5 miliar untuk proyek tersebut. Melalui kemitraan antara pengembang dengan Bank BTN, kalangan MBR bisa memiliki rumah tapak dengan uang muka (down payment/DP) sebesar 1% atau sekitar Rp1,35 juta dan cicilan sekitar Rp800.000 per bulan.
“Seiring dengan makin pesatnya perkembangan infrastruktur yang dibangun Pemerintah di Kalimantan, permintaan rumah tinggal juga naik, kami melihat potensi KPR tahun ini di Kalimantan mencapai lebih dari 31.000 unit rumah,” jelas Maryono dalam peresmian rumah tapak Pesona Bukit Batuah di Balikpapan, Kamis (13/7).

Adapun, pembangunan proyek perumahan Pesona Bukit Batuah dimulai sejak tahun 2015. Rumah yang dibangun bagi kalangan wong cilik ini memiliki tipe 36/87,5 dengan harga per unit Rp135 juta. Untuk akses KPR, masyarakat cukup mengeluarkan DP sebesar 1% dan bunga cicilan tetap 5% (fixed) hingga 20 tahun. Selain dengan PT Karya Pama Marga Abadi, Bank BTN juga bekerja sama dengan pengembang lain seperti PT Graha Nusa Pertiwi dan PT Borneo Delapan Enam untuk merealisasikan 1.072 akad KPR dari potensi sebanyak 2.250 unit rumah yang telah dibangun kedua pengembang tersebut.

Dukungan Bank BTN dalam Program Sejuta Rumah tersebut juga tersebar di seluruh Indonesia. Sejak April 2015 hingga saat ini, di Kalimantan, kredit perumahan sudah mencakup 126.091 unit rumah dengan nilai Rp10,62 triliun, sedangkan di Sumatera, KPR BTN sudah mengucur untuk 260.768 unit rumah dengan nilai sekitar Rp 21,65 triliun. Kemudian di Sulawesi, kredit perumahan terealisasi sebanyak 104.870 unit rumah dengan nilai Rp7,79 triliun.
Sementara pulau Jawa, sebagai pulau terpadat penduduknya, mencatatkan kredit perumahan tertinggi sebanyak 904.241 unit rumah dengan nilai Rp111,28 triliun.Sedangkan di Bali, NTT, NTB dan Papua, kredit perumahan yang diberikan Bank BTN juga tercatat mencapai Rp4,5 triliun dengan jumlah unit rumah mencapai 43.885 unit rumah.

Kebut Penyaluran KPR Subsidi

Hingga Juni 2017, Bank BTN tercatat telah memberikan dukungan pembiayaan perumahan untuk sekitar 370.217 unit rumah atau setara 55,58% dari target. Dukungan tersebut terdiri atas penyaluran KPR untuk sekitar 106.218 unit rumah dan pemberian kredit kontruksi untuk pembangunan sekitar 263.999 unit rumah. Sementara untuk KPR Subdisi, Bank yang sebelumnya bernama Postspaar bank ini telah merealisasikan KPR Subsidi untuk sekitar 82.225 unit rumah.

“Kami yakin dapat melaksanakan target penyaluran KPR Subsidi yang ditentukan oleh Kementerian PU-PR tahun ini,” kata Maryono.

Sejak Program Sejuta Rumah berjalan pada April 2015, Bank BTN terdepan dalam merealisasikannya. Dengan pencapaian penyaluran kredit perumahan untuk 1,44 juta unit rumah. Khusus rumah subsidi, Bank BTN telah menyalurkan KPR untuk 367.070 unit senilai Rp 40,26 triliun, dan dalam bentuk kredit konstruksi untuk 561.046 unit dengan nilai Rp 22,18 triliun. Sementara untuk rumah non subsidi, Bank BTN telah merealisasikan KPR untuk 127.993 unit rumah dengan nilai Rp35,16 triliun dan kredit konstruksi untuk 383.747 unit dengan nilai Rp 58,34 triliun.

Dengan dukungan pendanaan internal yang kokoh, Bank BTN menyediakan opsi skema pembiayaan murah bagi MBR selain dengan skema KPR subsidi, yaitu KPR Mikro yang menggunakan pendanaan internal BTN. Skema ini memudahkan pekerja informal untuk memiliki atau merenovasi rumah dengan plafon kredit maksimal sebesar Rp75 juta. Kredit bagi pekerja informal dengan penghasilan berkisar Rp1,8 juta-Rp2,8 juta ini, dikenai DP sebesar 1% dan skema angsuran yang bisa dibayar harian atau mingguan. Secara keseluruhan, penyaluran kredit Bank BTN hingga paruh pertama 2017 pun masih tumbuh sejalan dengan target yakni sekitar 19% secara tahunan ( year-on-year/yoy). Per Juni 2017, Bank BTN tercatat telah menyalurkan kredit sekitar Rp177 triliun atau naik dari Rp149,31 triliun dari bulan yang sama tahun lalu. (PIT)