Senin, 03/11/2014

Pollux Properties Launch Kondotel Amarsvati Luxury Resort di Lombok

-jktproperty.com
Share on: 1058 Views
Pollux Properties <em>Launch</em> Kondotel Amarsvati Luxury Resort di Lombok
Artist impressions: Amarsvati Luxury Resort Condotel and Villa.
KONDOTEL DI LOMBOK: Lombok sebagai salah satu destinasi wisata dunia, kini sudah mulai ramai dikunjungi wisatawan mancanegara maupun juga domestik. Hal ini tentu membuat peluang bisnis properti yang cukup besar. Salah satu pihak yang melirik potensi Lombok adalah pengembang properti nasional, Pollux Properties Group, yang tengah menyiapkan pembangunan Amarsvati Luxury Resort Condotel and Villa.

JAKARTA, jktproperty.com – Animo investor terhadap kondominium hotel (kondotel) Amarsvati Luxury Resort Condotel and Villa yang dibangun Pollux Properties di kawasan Malimbu Beach, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), terlihat cukup tinggi. Seluruh unit yang ditawarkan dengan kisaran harga Rp750 juta-Rp900 juta per unit habis terjual.

Menurut  Kenny Seraphine, Chief Operating Officer (COO) Pollux Properties Indonesia, dipilihnya lombok sebagai tujuan ekspansi Pollux Properties lantaran pulau ini banyak dikunjungi wisatawan dalam dan luar negeri. “Setiap tahunnya kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara meningkat. Kami lihat ada peluang besar dengan ramainya kunjungan wisatawan ke Lombok dan kami mengambil kesempatan ini, membangun kawasan resort dengan fasilitas kondotel dan villa,” ujarnya.

Dia mengatakan pembangunan Amarsvati Luxury Resort menurut rencana akan dilakukan awal tahun depan dan direncanakan selesai dalam 1,5 tahun atau pertengahan 2017 mendatang. “Pelayanan dan fasilitas yang kami berikan setara dengan hotel bintang lima,” kata Kenny.

Kenny menambahkan ada dua tower kondotel di resort ini dengan jumlah lantai masing-masing mencapai 18 lantai. Total kamar yang disiapkan yaitu sebanyak 540 kamar dengan luas per kamar mencapai 45 m2. “Investasi yang disiapkan untuk membangun kondotel dan resort ini mencapai Rp500 miliar.”

Sementara itu Sales Manager Pollux Properties Indonesia Maikel Tanuwidjaja mengatakan penawaran perdana kondotel dan resort yang dibangun oleh Pollux Properties, ternyata mendapat sambutan positif dari investor. “Dari rencana awal penawaran sebanyak 150 kamar pada tower pertama, sudah ada 300 investor yang menyatakan minatnya.

Apalagi, lanjut dia, dalam hal pricing, harga jual kondotel Amarsvati Luxury Resort Condotel and Villa terbilang masih terjangkau bila dibandingkan dengan harga kondotel di Bali atau Jakarta dan sekitarnya, yakni mulai dari Rp750 juta hingga Rp900 juta per unit. “Semua unit yang kami tawarkan di tower pertama sudah 90% terjual, hampir sold out,” tuturnya.

Di Singapura, Pollux Properties memiliki tujuh tower apartemen dan hotel. Sedangkan di Indonesia, aset mereka saat ini terdapat di Semarang dengan tiga tower apartemen serta gedung World Capital Tower yang terletak di Kuningan, Jakarta Selatan.

Jumlah Wisatawan Naik

Survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sepanjang bulan Maret 2014 terjadi lonjakan jumlah wisatawan asing yang cukup signifikan di Lombok. Bahkan kenaikan jumlah wisatawan asing di Lombok per Maret 2014 yang mencapai 165,15% dibandingkan Maret 2013 itu tertinggi bila dibandingkan daerah lain. Jumlah wisatawan asing yang masuk melalui Bandara Internasional Lombok per Maret 2014 sebanyak 4.327 orang. Angka tersebut melonjak ketimbang periode serupa tahun lalu sebanyak 2.258 orang. Sedangkan bila dibandingkan Februari 2014, jumlah wisatawan naik dari 4.862 orang.

Tapi bila dilihat dari tingkat hunian kamar hotel berbintang, angkanya mengalami penurunan. Per Maret 2014, tingkat hunian kamar hotel di NTB sebesar 44,12% atau turun 2,04% dibandingkan Maret 2013 yang sebesar 46,16%. Penurunan tingkat hunian kamar itu, demikian BPS, terjadi bukan hanya di NTB tetapi secara nasional. Sepanjang Maret 2014, di 27 provinsi terjadi penurunan tingkat hunian kamar di hotel berbintang sebesar 0,68% menjadi 51,29% bila dibandingkan periode serupa tahun lalu yang sebesar 51,97%.

Di NTB rata-rata tamu wisatawan asing menginap lebih lama ketimbang wisatawan domestik. Pada bulan Maret 2014 tercatat wisatawan asing menginap selama 2,95 hari dan wisatawan domestik menginap 2,13 hari. Angka ini lebih singkat ketimbang lama inap wisatawan asing dan domestik yang menginap per Maret 2013–masing-masing dengan waktu 3,6 hari dan 2,46 hari. (GUN)