Senin, 01/04/2013

Peserta Jamsostek Bisa Ajukan KPR-BTN

-jktproperty.com
Share on: 474 Views

JAKARTA, jktproperty.com – Bank Tabungan Negara (BTN) menjalin sinergi dengan Jamsostek, REI dan Apersi dalam hal pembiayaan rumah tinggal layak huni bagi peserta Jamsostek. Menurut Dirut Bank BTN Maryono, dengan adanya kerja sama itu, peserta Jamsostek dapat mengajukan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) yang nantinya akan dibangun anggota REI dan Apersi. “Tujuan dari kerja sama ini adalah supaya para pekerja peserta¬† Jamsostek secara pasti bisa mendapatkan rumah,” katanya usai menandatangani MoU Penyediaan Rumah Bagi Peserta Jamsostek dengan Fasilitas KPR dan Pemanfaatan Jasa Layanan Perbankan antara Bank BTN dengan Jamsostek, REI dan Apersi.

Lebih lanjut Maryono mengatakan kebutuhan rumah tinggal di Indonesia sangat tinggi dan tidak sebanding dengan kemampuan menyediakannya. “Backlog perumahan di Indonesia saat ini 13,5 juta per tahun, dimana setiap tahun rata-rata kebutuhan akan rumah diperkirakan mencapai 800.000 unit. Sinergi BTN dan Jamsostek juga dengan REI dan Apersi diharapkan dapat secara bertahap mengurangi angka backlog perumahan,” tuturnya.

MoU yang ditandatangani antara Bank BTN, Jamsostek, Real Estate Indonesia (REI) dan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) adalah tentang Penyediaan rumah bagi peserta Jamsostek dengan fasilitas KPR. Dalam hal ini Jamsostek akan memberikan data base tentang pekerja yang menjadi anggota Jamsostek tetapi belum memiliki rumah. Sementara REI dan Apersi akan membangun rumahnya dan Bank BTN menyiapkan pembiayaannya melalui KPR.

Sementara MoU Jamsostek dengan Bank BTN adalah tentang Pemanfaatan Produk dan Pelayanan Jasa Perbankan. Ruang lingkup MoU ini akan lebih luas lagi, yaitu untuk pemanfaatan produk,jasa dan fasilitas perbankan serta jaringan dan berbagai bentuk kerjasama pengembangan teknologi informasi, perbankan dan keuangan dengan tetap mempertimbangkan peraturan, kebijakan dan prosedur yang berlaku baik pada Jamsostek maupun Bank BTN. MoU yang ditandatangani oleh Bank BTN, Jamsostek, REI ataupun Apersi adalah strategis bagi positioning dalam penetrasi bisnis di pasar.

Lebih lanjut Maryono mengatakan sinergi ini juga berdampak positif bagi masyarakat, khususnya peserta Jamsostek yang belum memiliki rumah untuk segera memiliki rumah. “Kerja sama ini merupakan jawaban dari rencana bisnis yang sudah direncanakan Bank BTN untuk dapat memperbesar kapasitas penyaluran kredit di luar yang sudah disepakati dalam program FLPP. Kami mempunyai keinginan untuk memberikan dukungan terhadap pemerintah bagaimana agar backlog masalah penyediaan rumah itu dapat segera diatasi,” katanya.

Dia mengatakan tahun ini komposisi kredit Bank BTN terbesar masih di kredit perumahan 85% dan kredit non perumahan 15%. “Jamsostek, REI dan Apersi memiliki kompetensi untuk memberikan dukungan guna mengurangi backlog tersebut,” tambah Maryono. (DHP)