Rabu, 05/03/2014

Pertamina Energy Tower, Manfaatkan Energi dalam Desainnya

-jktproperty.com
Share on: 969 Views
Pertamina Energy Tower, Manfaatkan Energi dalam Desainnya

JAKARTA, jktproperty.com – Pertamina Energy Tower merupakan menara supertinggi pertama di dunia yang mengedepankan energi sebagai primary design driver. Gedung perkantoran setinggi 500 meter yang nantinya akan menjadi kantor pusat PT Pertamina ini tengah di bangun di kawasan segitiga emas Jakarta dan akan selesai pada 2020 mendatang.

Konsultan properti spesialis pembangunan gedung tertinggi dunia, Skidmore, Owing & Merril LLP (SOM), awal tahun ini  akhirnya membuka sedikit tabir rencana pembangunan proyek Pertamina Energy Tower. Gedung yang digadang menjadi salah satu menara tertinggi di dunia ini dijanjikan bakal menyuguhkan sejumlah kemegahan dan teknologi tercanggih dan paling ramah lingkungan. Dengan ketinggiannya yang mencapai 500 meter, gedung ini sebagai ikon baru di langit Jakarta.

SOM mengungkapkan, Pertamina Energy Tower akan menjadi gedung pencakar langit pertama di dunia dengan desain pembangunan yang dirancang khusus untuk memanfaatkan energi. “Strategi berkelanjutan yang menjadi kunci rancangannya tampil dalam desain yang sederhanan namun mengambarkan arsitektur yang canggih,” demikian SOM.

Berikut adalah kecanggihan dan kemegahan Pertamina Energi Tower yang dibeberkan SOM yang juga menjadi perancang menara tertinggi Burj Khalifa Dubai: Pertama, Pertamina Energy Tower dibangun di kawasan seluas 57.512 m2. Tak hanya dibangun setinggi 530 meter dengan 99 lantai, di areal ini juga akan dibangun convention hall,  mesjid, Pertamina Pavilion, serta kampus Central Energi Plant.

Kedua, dengan arsitektur lembut di bagian atas, menara terbuka di bagian tersebut dan menjadikannya serupa dengan salurang atau corong angin. Rancangan tersebut ditujukan untuk memanfaatkan angin dan meningkatkan kecepatannya di lantai atas untuk menghasilkan energi. Tepatnya, berkolasi di tengah kota Jakarta, menara tersebut mendapat pancaran sinar matahari yang luar biasa sepanjang tahun.

Ketiga, berlokasi di kawasan Epicentrum Rasuna Jakarta, bangunan tersebut akan menjadi kota di dalam kota. Di dalamnya terdapat tempat tinggal, bekerja dan bermain sebagai model rancangan tempat kerja yang kolaboratif, efisien dan berkelanjutan.

Keempat, menjulang tinggi hingga 530 meter, Pertamina Energy Tower bakal mengalahkan salah satu menara pencakar langit tertinggi di Asia Tenggara yaitu Menara Kembar Petronas. (LEO)