Rabu, 02/08/2017

Permintaan Ruang Sewa Mal di Jakarta Selama Semester I-2017 Rendah

-jktproperty.com
Share on: 1216 Views
Permintaan Ruang Sewa Mal di Jakarta Selama Semester I-2017 Rendah
foto: ilustrasi
MAL JAKARTA: Pasar properti ritel di Jakarta ditandai dengan rendahnya permintaan ruang ritel mal selama semester I-2017. Hal ini memicu kenaikan tingkat kekosongan. Konsultan properti Savills Indonesia mencatat kekosongan area tenant di mal di Jakarta bergerak naik ke angka 10,8% pada semester I-2017 dari sebelumnya 10,3% di semester II-2016.

JAKARTA, jktproperty.com – Pasar properti ritel di Jakarta ditandai dengan rendahnya permintaan ruang ritel mal selama semester I-2017. Hal ini memicu┬ákenaikan tingkat kekosongan. Konsultan properti Savills Indonesia mencatat kekosongan area tenant di mal di Jakarta bergerak naik ke angka 10,8% pada semester I-2017 dari sebelumnya 10,3% di semester II-2016.

Kenaikan tingkat kekosongan tersebut disebabkan oleh rendahnya serapan permintaan sewa mal pada semester ini. Jumlah serapan permintaan pada semester I-2017 hanya 7.100 m2, sedangkan suplai baru mencapai 22.500 m2.

“Sektor ritel ini di Jakarta, walaupun transaksi yang ada di pasar enggak banyak, permintaan juga lagi agak sedikit melemah atau pending, tetapi karena pasokan yang baru juga tidak ada, jadi tingkat vacancy di pusat perbelanjaan di Jakarta naik menjadi 10,8% walaupun kalau dibanding akhir tahun lalu ini naik sedikit,” kata Anton Sitorus, Director Head of Research and Consultants Savills Indonesia di Jakarta belum lama ini.

Meski angka 10,8% masih menunjukkan angka yang normal, namun jumlah ini terhitung masih cukup besar dengan total suplai ruangan ritel mal di Jakarta mencapai 3 juta m2. Dari segi tingkat kekosongan per segmen, yang paling tinggi ruang kosongnya adalah mal kategori middle up, yang tingkat kekosongannya mencapai 19,5%, kategori middle low 7,3%, upper menyentuh 4,9%, sementara yang high end stabil di kisaran 3%.

“Penyerapan sangat minim sekali. Di kuartal I itu penyerapan negatif, di kuartal II itu sudah positif tapi masih sangat minim. Vacancy-nya jadinya agak sedikit terangkat,” ujar Sitorus. (PIT)