Jumat, 07/06/2013

Permintaan Ruang Ritel di Jabodebek Terus Bergerak Naik

-jktproperty.com
Share on: 445 Views
Permintaan Ruang Ritel di Jabodebek Terus Bergerak Naik

JAKARTA, jktgproperty.com: Kebutuhan akan ruang ritel di Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodebek) terus bergerak naik sejak 2011 hingga kuartal I-2013. Secara rata-rata, excess demand yang terjadi selama periode itu, terutama untuk ruang ritel sewa, mencapai 72.797 m2. Sedangkan untuk ruang ritel jual (strata-title) mencapai 66.157 m2.

Survei Properti Komersial Bank Indonesia (BI) Kuartal I-2013 mengungkapkan, jumlah pasokan kumulatif ruang ritel sewa di Jabodebek tetap sebesar 3.763.074 m2. Sementara tingkat hunian hanya tumbuh 0,50% (qtq) menjad1 94,41%. Sementara tarif sewa mengalami peningkatan sebesar 7,19% (qtq) menjadi Rp615.664/m2/bulan. Kenaikan tarif sewa tersebut, berdasarkan survei BI, disebabkan tingginya pra-komitmen periode 2012-2014, serta faktor kenaikan tarif listrik dan UMP yang mempengaruhi kenaikan service charge.

Untuk ritel jual (strata-title) di Jabodebek, sepanjang kuartal I-2013 pasokan kumulatifnya mengalami penambahan (1.742.795 m2). Hal ini dikarenakan belum adanya proyek ritel jual baru yang mulai beroperasi pada kuartal tersebut. Sementara tingkat penjualan dan harga jual tumbuh masing-masing sebesar 4,46% (qtq) dan 0,87% (qtq) menjadi 89,02% dan Rp46,6 juta/m2. Kenaikan harga jual yang lebih Iambat dibandingkan dengan kenaikan tarif sewa menyebabkan semakin tingginya rasio rent-to-price ruang ritel di Jabodebek. Hal ini diperkirakan mulai menggeser permintaan dari ritel sewa ke ritel jual. (PIT)