Rabu, 29/02/2012

Perkantoran The City Center Batavia Diminati Asing

-jktproperty.com
Share on: Facebook 550 Views
Perkantoran The City Center Batavia Diminati Asing

JAKARTA: Investor asing asal India, Jepang, Korea, China, Singapura dan Timur Tengah diketahui minat terhadap unit-unit perkantoran The City Center (TCC) Batavia yang ditawarkan PT Greenwood Sejahtera Tbk (GWSA) selaku pengembang.

Hal itu terlihat dari pembeli ruang perkantoran TCC Batavia yang sebagian berasal dari mancanegara. Hingga akhir Februari ini, telah terjual 90% dari total 46 lantai yang dipasarkan kepada investor.

“Dari yang terjual saat ini, porsi pembeli domestik dan asing 50:50, termasuk tenant juga. Ada dari India, Korea bahkan Timur Tengah,” kata Direktur Utama PT Greenwood Sejahtera Tbk Hary Gunawan di Jakarta di sela-sela topping-off TCC Batavia Tower 1 hari ini.

Menurut dia, perseroan hanya menyisakan empat lantai yang belum terjual. Dominasi yang belum terjual berada di lantai atas. Dengan membanjirnya permintaan, perseroan membuat kebijakan menaikkan harga jual menjadi Rp30 juta per m2.

“Yang sudah kami jual sekitar 90%, angkanya masih kami finalisasi. Akan disebutkan dalam laporan keuangan. Harganya sekarang sudah Rp30 juta per m2, dari harga awal yang kami laporkan Bapepam-LK, Rp 23 juta per m2,” tambah Hary.

Dia mengatakan jadwal pembangunan TCC Batavia sudah on schedule, dimana tower I direncakana selesai akhir tahun ini dan siap dioperasikan pada 12 Desember 2012 sudah bisa operasi. Perseoran pun siap menawarkan tower I dan II yang menjadi bagian tahap I pembangunan super blok TCC Batavia. Secara paparel, GWSA akan menyelesaikan pembebasan lahan yang digunakan untuk pengembangan tahap II seluas 3,2 ha ini. “Khusus untuk tower II dan III penjualannya masih menunggu perizinan dan diharapkan sebelum Juni sudah didapat,” katanya.

Terkait dengan kinerja perseroan sepanjang 2011, dia mengatakan perseroan yakin dapat memenuhi janjinya kepada investor sebelum Greenwood mencatatkan saham perdana. “Pokoknya seluruh yang sudah kami janjikan, akan ter-delivered,” kata Direktur Keuangan GWSA, Bambang Dwi Yanto. (PIT)