Kamis, 19/06/2014

Penjualan Properti Summarecon Agung 2013 Capai Rp3,73 Triliun

-jktproperty.com
Share on: 853 Views
Penjualan Properti Summarecon Agung 2013 Capai Rp3,73 Triliun
Gambar: Ilustrasi Summarecon Mall Bekasi
Sepanjang 2013, Summarecon Agung tercatat melakukan 10 kali launching dan meraih total nilai penjualan Rp3,73 triliun. Pencapaian ini diperoleh di tengah kondisi perekonomian Indonesia kala itu yang menurun di mana pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya mencapai 5,8% dengan tingkat inflasi yang mencapai 8,4%.

JAKARTA, jktproperty.com – PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) mengungkapkan selama 2013 marketing sales dari penjualan proyek-proyek properti mencapai Rp3,73 triliun. Hal itu dinilai perusahaan sebagai angka yang fantastis mengingat kondisi perekonomian Indonesia yang menurun, dimana pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya 5,8% dengan tingkat inflasi 8,4%.

“Selama 2013 Summarecon Agung melakukan 10 kali launching proyek properti dengan nilai penjualan mencapai Rp3,73 triliun. Ini angka yang fantastis mengingat perekonomian sedang slow down dan inflasi cukup tinggi,” ujar Dirut PT Summarecon Agung Tbk Johanes Mardjuki pada acara public expose Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Cangkir Room, Gedung Klub Kelapa Gading, Jakarta.

Menurut dia, laba bersih Summarecon selama 2013 mencapai Rp1,096 triliun atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp792 miliar. Laporan detil keuangan perusahaan pada 2013 juga mencatat angka positif. Tahun lalu perusahaan mencatat rekor baru dengan membukukan pendapatan sebesar Rp4,1 triliun atau meningkat 18% dibandingkan tahun sebelumnya. Laba bersih juga meningkat tajam yaitu sebanyak 38% atau senilai Rp 1,1 triliun. “Dari sisi pendapatan usaha, unit bisnis pengembangan properti masih merupakan unit bisnis yang memberikan kontribusi pendapatan tertinggi,” katanya.

Unit bisnis pengembangan properti, demikian Johanes, memberikan kontribusi sebesar Rp 2,87 triliun (70%), kemudian disusul usaha properti investasi yang memberikan kontribusi sebesar Rp0,88 triliun (22%) serta unit usaha rekreasi dan hospitality sebesar Rp0,35 triliun (8%). Sedangkan dari sisi laba usaha, unit usaha pengembangan properti juga memberikan kontribusi tertinggi yaitu sebesar Rp1,11 triliun (82%).

Pada RUPS yang berlangsung hari ini, perusahaan kembali mengangkat dua anggota direksi yang akan berakhir masa jabatannya, yakni Liliawati Rahardjo dan Lexy Arie Tumiwa masing-masing sebagai direktur. Lalu Esther Melyani Homan sebagai komisaris independen. Demikian susunan jajaran dewan komisaris dan direksi perseroan PT Summarecon Agung Tbk. sesuai hasil RUPS 19 Juni 2014. (GUN)

Dewan Komisaris
1. Soetjipto Nagaria (Komisaris Utama)
2. Harto Djojo Nagaria (Komisaris)
3. Edi Darnadi (Komisaris Independen)
4. Esther Melyani Homan (Komisaris Independen)

Dewan Direksi
1. Jonanes Mardjuki (Direktur Utama)
2. Liliawati Rahardjo (Direktur)
3. Lexy Arie Tumiwa (Direktur)
4. Soegianto Nagaria (Direktur)
5. Herman Nagaria (Direktur)
6. Lilies Yamin (Direktur Tidak Terafiliasi)
7. Yong King Ching (Direktur)
8. Adrianto Pitoyo Adhi (Direktur)
9. Sharif Benyamin (Direktur)