Sabtu, 07/01/2012

Pemprov Sulbar Siapkan 5.000 Ha Lahan KI

-jktproperty.com
Share on: 467 Views
Pemprov Sulbar Siapkan 5.000 Ha Lahan KI

JAKARTA: Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menyatakan akan menyiapkan sedikitnya 5.000 hektar areal lahan yang akan dijadikan pusat kawasan industri di daerah tersebut seiring dengan tingginya minat asing menanamkan investasinya di Sulawesi Barat. “Sejumlah negara dipastikan akan menanamkan investasinya di kawasan ini setelah mereka melihat kekayaan alam yang sangat melimpah di Sulbar,” kata Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh.

Dia mengatakan negara seperti Filipina justru mengetahui kekayaan alam Sulbar melalui Internet. “Pemerintah Filipina telah menyatakan kesediaannya menanamkan investasinya di sini,” tambah Anwar.

Menurut dia, seperti dikutip MetrotvNews.com, dalam menyambut investasi itu maka pemerintah di Sulbar akan mempersiapkan diri dengan menyiapkan lahan untuk membangun kawasan industri dengan luasan mencapai 5.000 hektare. “Lahan industri sekitar 5.000 hektare yang dibutuhkan itu mesti disiapkan seluruh aparat pemerintah di tingkat kabupaten, agar dapat menjadi tempat pengelolaan kekayaan alam di Sulbar dan dapat mengundang negara lain untuk melaksanakan investasi,” katanya.

Pemprov Sulbar juga telah dan akan membangun sejumlah sarana infrastruktur yang memadai untuk dapat mendukung dan memperlancar masuknya investasi. Gubernur mengatakan, tiga proyek besar di Sulbar yang akan dibangun tersebut di antaranya proyek pembangunan jalan arteri Sulbar antara kecamatan Tapalang menuju Kota Mamuju hingga Bandara Mamuju.

Kemudian pembangunan pelabuhan kontainer di Pelabuhan Belang Belang Mamuju untuk menjadi tempat penampungan dan pengankutan hasil komoditi andalan Sulbar untuk dipasarkan dalam bentuk ekspor. Selain itu pembangunan PLTA di kecamatan Bonehau dan Kalumpang Kabupaten Mamuju dengan kekuatan 300 Mega Watt dan akan menjadi pembangkit listrik terbesar di pulau Sulawesi. “Kemudian juga meningkatkan sarana transportasi seperti di bandara Tampapadang Mamuju, dan meningkatkan jalan tingkat provinsi dan jalan nasional,” katanya.