Senin, 12/01/2015

Pemerintah Pertegas Regulasi Hunian Berimbang dengan Perpres

-jktproperty.com
Share on: 430 Views
Pemerintah Pertegas Regulasi Hunian Berimbang dengan Perpres
Foto: waspada.co.id
HUNIAN BERIMBANG: Pengembang komersial akan dilibatkan dalam pencapaian target pembangunan 1 juta rumah per tahun untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Peran tersebut akan diatur dalam regulasi terkait hunian berimbang yang sekarang sudah ada namun pelaksanaannya di lapangan masih belum berjalan sesuai harapan.

JAKARTA, jktproperty.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mempertegas regulasi tentang hunian berimbang melalui Peraturan Presiden (Perpres).

Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pengembang komersial akan dilibatkan dalam pencapaian target pembangunan 1 juta rumah per tahun untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Peran tersebut akan diatur dalam regulasi terkait hunian berimbang yang sekarang sudah ada namun pelaksanaannya di lapangan masih belum berjalan sesuai harapan.

“Ketentuan mengenai hunian berimbang ini nantinya akan diatur melalui peraturan presiden (Perpres), jadi lebih tinggi dibandingkan yang sekarang ada yang hanya setingkat menteri,” katanya di Jakarta akhir pekan lalu.

Menurut dia, ketentuan mengenai hunian berimbang saat ini diatur dalam Peraturan Menteri Perumahan Rakyat (Permenpera) No.7/2013 tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman dengan Hunian Berimbang. Beleid tersebut mengatur isi aturan komposisi hunian berimbang sebesar 1:2:3.

Pola hunian berimbang yang 1:2:3 [1 rumah besar, 2 rumah menengah dan 3 rumah sederhana), kata dia, akan diubah menjadi 1:3:6 untuk mengejar backlog perumahan.

Selain mengatur kewajiban baru terkait komposisi hunian berimbang, Perpres nantinya juga akan mengatur sanksi tegas bagi pengembang yang tidak menjalankan ketentuan tersebut. “Dengan sanksinya sehingga tidak ada dispute lagi. Karena 1:2:3 itu nanti kewajibannya apa, haknya Pemda untuk memakai apa saja kadang-kadang dipakai yang bukan itu, jadi akan dipertegas menjadi Perpres,” katanya. (PIT)