Senin, 23/02/2015

Pasok Stagnan, Harga Jual Properti Komersial di Jabodebek Naik

-jktproperty.com
Share on: 721 Views
Pasok Stagnan, Harga Jual Properti Komersial di Jabodebek Naik
Foto: Ist.
HARGA JUAL NAIK: Sejalan dengan kenaikan penjualan, harga jual properti komesial di wilayah Jabodebek meningkat, terutama pada segmen ritel sebesar 5,84% (qtq) atau 13,28% (yoy). Sementara harga jual kondominium pada kuartal IV-2014 secara rata-rata turun -0,29% dari periode sebelumnya.

JAKARTA, jktproperty.com – Pasokan properti komersial strata di wilayah Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodebek) tercatat tak mengalami perubahan, kecuali kondominium yang meningkat sebesar 1,08% (qtq) atau 4,98% (yoy). Namun harga jual properti komersial strata menunjukkan peningkatan.

Survei Properti Komersial Bank Indonesia kuartal IV-2014 yang dipublikasikan pekan lalu mengungkapkan penjualan propeti komersial di wilayah Jabodebek meningkat dibandingkan periode sebelumnya.

Peningkatan penjualan terutama terjadi pada segen lahan industri, yakni sebesar 0,30% (qtq) atau 1,63% (yoy) yang dipicu peningkatan penjualan lahan industri di Bogor dan Bekasi. Kondisi seru[a juga terjadi pada kawasan industri di Banten yang mencatat tingkat penjulan sebear 1,68% (qtq) atau 4,84% (yoy).

“Di sisi lain tambahan pasok berdampak pada penurunan tingkat penjualan kondominium di Jabodebek sebesar -2,58% (qtq) atau -3,93% (yoy),” demikian Bank Indonesia.

Harga Naik

Sejalan dengan kenaikan penjualan, harga jual properti komesial di wilayah Jabodebek meningkat, terutama pada segmen ritel sebesar 5,84% (qtq) atau 13,28% (yoy). Sementara harga jual kondominium pada kuartal IV-2014 secara rata-rata turun -0,29% dari periode sebelumnya.

Penurunan harga jual kondominium juga terjadi di wilayah Bandung dan Makassar masing-masing sebesar -3,30% (qtq) dan -3,89% (qtq). (GUN)