Sabtu, 28/07/2012

Pasok Minim, Harga Sewa Kantor Naik Lagi

-jktproperty.com
Share on: 468 Views
Pasok Minim, Harga Sewa Kantor Naik Lagi

JAKARTA: Minimnya pasok ruang kantor di Jakarta dan meningkatnya aktivitas ekspansi usaha yang memerlukan pasok dalam jumlah cukup, membuat harga sewa ruang perkantoran di Jakarta terus mengalami kenaikan.

Khusus perkantoran grade-A (kelas atas) karena terbatasnya suplai maka harga sewa gross (base rental ditambah service charge) diketahui telah mengalami kenaikan 8,8% pada triwulan II-2012 menjadi Rp240.100 (US$ 25,33) per m2 per bulan.

Senior Associate Director Research & Advisory Cushman & Wakefield Indonesia Arief Rahardjo mengungkapkan pada triwulan II-2012 permintaan didominasi dari para penyewa yang ingin memperluas ruang kantornya antara 200 m2 hingga 400 m2. “Perbankan dan asuransi adalah bidang usaha yang paling aktif mencari untuk perluasan ruangan,” katanya.

Meski tidak menyebutkan identitas satu perusahaan, ada perbankan yang kabarnya telah merampungkan transaksi sewa sebesar 3.000 m2 office space di Landmark Tower. Dia mengatakan dengan tingkat hunian perkantoran yang cukup tinggi berdampak pada sulitnya mencapai transaksi sewa ruang perkantoran yang berukuran besar.

Penyerapan pada periode April-Juni 2012 mencapai 85.800 m2 sehingga tingkat hunian kembali naik 0,71% menjadi 91,96%. Beberapa pasokan baru hadir dengan tuntasnya AXA Tower di Jalan Prof. DR Satrio. Sehingga total stok ruang perkantoran CBD Jakarta kini menjadi 4,4 juta m2. Sementara itu, WTC 2, The H Tower, 88 Kasablanka dan TCC Tower-1 hampir dipastikan akan masuk ke pasar pada triwulan III dan IV-2012. “Ini akan menambah sekitar 180.800 m2 ruang perkantoran baru di pasar perkantoran CBD,” tambah Arif. (BEN)