Rabu, 14/01/2015

Pasar Perkantoran Surabaya Hingga 2018 Terus Moncer

-jktproperty.com
Share on: 773 Views
Pasar Perkantoran Surabaya Hingga 2018 Terus Moncer
Foto: Spazio Surabaya (Ilustrasi)
PASAR PERKANTORAN SURABAYA: Sejumlah pengembang raksasa terus merangsek Surabaya seiring pertumbuhan ekonomi dan bisnis kota kedua terbesar di Indonesia itu. Beberapa pengembang properti yang menggerojok pasar Surabaya dengan gedung perkantoran adalah PT Intiland Development Tbk dan PT Ciputra Surya Tbk. Selain itu, ada MNC Land dan PT Pakuwon Jati Tbk.

JAKARTA, jktproperty.com – Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto mengatakan pasar perkantoran di Surabaya akan terus tumbuh hingga 2017-2018 mendatang seiring dengan tumbuhnya perekonomian kota ini. Pertumbuhan pasar perkantoran di Surabaya dimulai dari pusat kota lalu merambah ke arah timur dan barat, dan kini mulai mengarah ke selatan.

“Kami melihat setiap wilayah di Surabaya mengalami pertumbuhan mulai dari tahun 2015 dan akan mengalami peningkatan yang tinggi pada tahun 2017- 2018, kecuali di wilayah utara Surabaya,” katanya kepada wartawan kemarin.

Menurut dia, pada 2014 pertambahan pembangunan pada sektor perkantoran mencapai 0.29 mil sq m yang artinya mengalami kenaikan 4,5%. Diperkirakan pada tahun selanjutnya, yakni dari tahun 2015-2018 akan terus mengalami kenaikan. Pada 2015 akan bertambah 0.33 mil sq m yang mengalami kenaikan 13,3%, ditahun berikutnya yakni 2016 akan bertambah hingga 0.39 mil sq m yang tercatat mengalami kenaikan sebesar 19,5%, ditahun 2017 kembali bertambah 0.62 mil sq m yang dicatat mengalami kenaikan hingga 56,4% dan pada tahun 2018 akan naik hingga 0.81 mil sq m yang dinilai mengalami kenaikan 31,1%.

Untuk kurun waktu 2014-2017 Surabaya akan dikepung 15 proyek perkantoran baru. Total ruang perkantoran yang bakal masuk tersebut mencapai 367.081 m2 setara dengan sekitar Rp12 triliun. Artinya, hingga 2017 jumlah ruang perkantoran di Ibu Kota Jawa Timur itu melonjak 127% dibandingkan posisi 2014. Proyek perkantoran di Surabaya akan bergeser dari Surabaya bagian pusat ke bagian barat.

Dari catatan yang ada, sejumlah pengembang yang melakukan ekspansi dengan membangun proyek perkantoran di Surabaya adalah PT Intiland Development Tbk dan PT Ciputra Surya Tbk. Selain itu, ada MNC Land dan PT Pakuwon Jati Tbk.

Dari sisi harga, harga ruang perkantoran di Surabaya juga diketahui mengalami peningkatan. Bahkan, pada semester pertama 2014, harga melonjak hingga 58,3% dibandingkan periode sebelumnya. Per semester pertama 2014, harga ruang perkantoran mencapai sebesar Rp 34,5 juta per m2. Bila pasokan ruang perkantoran yang masuk dalam rentang 2014-2018 mencapai 367.081 m2, setidaknya nilai proyek properti tersebut sekitar Rp 12,6 triliun dengan perhitungan harga saat ini. (GUN)