Rabu, 15/11/2017

Optimalkan Aset Lahan di Pelabuhan, Pelindo Masuk Bisnis Properti

-jktproperty.com
Share on: Facebook 427 Views
Optimalkan Aset Lahan di Pelabuhan, Pelindo Masuk Bisnis Properti
Foto: Ilustrasi
OPTIMALISASI ASET: PT Pelindo IV menggandeng sejumlah BUMN karya dengan mengoptimalkan aset lahan yang tadinya tidak digunakan untuk pengembangan properti. Pihak Pelindo mengungkapkan terdapat 21 pelabuhan milik perseroan yang memiliki lokasi strategis yang berada di dekat laut yang berhadapan langsung dengan laut dan dekat pelabuhan yang potensial dimanfaatkan.

JAKARTA, jktproperty.com – PT Pelindo IV menggandeng sejumlah BUMN karya dengan mengoptimalkan aset lahan yang tadinya tidak digunakan untuk pengembangan properti. Pihak Pelindo mengungkapkan terdapat 21 pelabuhan milik perseroan yang memiliki lokasi strategis yang berada di dekat laut yang berhadapan langsung dengan laut dan dekat pelabuhan yang potensial dimanfaatkan.

Direktur Fasilitas dan Peralatan Pelindo IV Farid Padang mengatakan , lahan milik Pelindo IV yang pemanfaatannya belum optimal akan dimanfaatkan untuk properti. “Maka itu, kami bekerjasama dengan sejumlah BUMN karya di antaranya Adhi Karya, Wijaya Karya (Wika), dan Hutama Karya. Sebenarnya kami tawarkan juga PT PP, kami tawarkan juga beberapa, siapa yang punya anak usaha properti kami kerjasamakan,” ujarnya di Jakarta, Rabu (15/11).

Dia mengungkapkan dari sekitar 15 hektare lahan yang tersedia dari Pelindo IV, targetnya akan dibangun area properti seluas lebih dari 10 hektare. “Perhitungan kita kalau pembangunan rata-rata pembangunan hotel bisa Rp20 miliar ke atas. Lahan sudah punya kita. Tinggal penyertaan itu yang kita hitung,” tuturnya.

Pihaknya menargetkan setidaknya pada 2018 pembangunannya sudah dapat dilakukan. Rencananya akhir tahun sudah PKS (perjanjian kerjasama) dengan 3 BUMN karya yang telah bersepakat.

Selain itu dia mengungkapkan Pelindo IV juga akan membuat e-pariwisata, di mana perseroan melakukan integrasi dengan pengembang properti dalam mendukung pariwisata. “E-pariwisata, kami buat road map sehingga muncul integrasi pariwisata, tidak parsial-parsial dan menumbuhkan aneka properti. Lahan-lahan itu akan kami share,” kata Farid. (PIT)