Rabu, 25/06/2014

One Otium Residence Sasar Pembeli Upper Class

-jktproperty.com
Share on: Facebook 851 Views
One Otium Residence Sasar Pembeli <em>Upper Class</em>
Artist Impression One Otium Residence
SASAR UPPER CLASS: One Otium Residence menyasar pembeli dari kalangan upper class seperti eksekutif dan ekspatriat yang menginginkan tinggal di hunian vertikal dengan privacy.

JAKARTA, jktproperty.com РPT Randika Quatro Land menawarkan hunian vertikal mewah bergaya klasik modern yang diberi nama One Otium Residence. Dibanderol dengan harga Rp38 juta-Rp39 juta per m2 dan menyasar pembeli dari kalangan upper class, pengembang optimistis  kondominium ini akan sukses di pasar, mengingat demand hunian mewah di Jakarta Selatan cukup tinggi.

“Permintaan hunian mewah di Jakarta Selatan sangat tinggi, sementara lahannya sangat terbatas. Kami yakin One Otium Residence bisa menjadi jawaban atas kebutuhan pasar,” ujar Direktur Utama PT Randika Quatro Land Andreas Edwin kepada jktproperty.com di kantornya di kawasan SCBD Jakarta.

Menurut dia, pembangunan kondominium ini telah memasuki tahap pemancangan tiang pertama (groundbreaking) pada 8 Juni lalu dan dijadwalkan akan rampung akhir 2016 mendatang. “Respons pasar saya kira bagus sekali. Pada tahap pre-sales, sudah hampir 25% unit yang kami pasarkan terjual. Sampai akhir tahun ini kami targetkan 50% unit yang kami tawarkan bisa terserap pasar,” ujar Edwin.

Mengenai target market kondominium yang berlokadi di Jl. Antasari, Jakarta Selatan ini, dia mengatakan One Otium Residence menyasar pembeli dari kalangan upper class seperti eksekutif dan ekspatriat yang menginginkan tinggal di hunian vertikal dengan privacy. “Pembeli kondominium ini adalah mereka yang memang ingin tinggal nyaman bersama keluarganya, jauh dari kebisingan kota. Makanya, kami mendesain proyek ini hanya 35% dari keseluruhan lahan yang kami miliki, selebihnya adalah ruang terbuka hijau,” katanya.

One Otium Residence merupakan kondominium single tower setinggi 28 lantai dengan 160 unit kondo yang dikembangkan di lahan seluas 9.500 m2. Di dalam kawasan One Otium Residence akan disiapkan berbagai fasilitas penunjang seperti mini market, laundry, tempat kebugaran, club house, executive lounge, business centre, lapangan squash, basket, lintasan lari, arena bermain serta kolam renang. Adapun luasan unit kondo One Otium Residence untuk 2 bed room adalah 150 m2 dan 3 bed room 229 m2 atau dengan harga mulai dari Rp5,7 miliar per unitnya.

Pasar Masih Ciamik

Pasar kondominium di Jakarta memang masih menunjukkan pertumbuhan yang ciamik. Pada awal tahun ini misalnya, pasar kondminium di ibukota tercatat mengalami kenaikan tajam khususnya di segmen menengah. Padahal, secara keseluruhan tren pasar properti di triwulan I-2014 menurun akibat pelemahan ekonomi. Konsultan properti Jones Lang LaSalle mengungkapkan penjualan unit kondominium di Jakarta sepanjang Januari-Maret 2014 mengalami kenaikan dibanding periode triwulan IV-2013 (q to q).

Di primary market, demikian JLL, penjualan kondominium mencapai sekitar 3.350 unit atau naik hampir 50%. Sepanjang triwulan I-2014, lebih dari 4.100 unit kondominium dipasarkan dari sekitar 7 proyek baru diluncurkan pengembang. Sebagian besar menyasar segmen kelas menengah (90%) dan sisanya menyasar ke segmen kelas atas.

Sedangkan dari sisi harga, saat ini harga kondominium segmen bawah rata-rata Rp11 juta-Rp15 juta per m2, kondominium kelas menengah seharga Rp17 juta-Rp22 juta per m2 dan kondominium mewah dibanderol dengan harga minimum Rp35 juta per m2. (DHP)