Senin, 24/08/2015

Molor Setahun Best Western Bogor Icon Akhirnya Beroperasi

-jktproperty.com
Share on: 802 Views
Molor Setahun Best Western Bogor Icon Akhirnya Beroperasi
Best Western Bogor Icon
RESMI BEROPERASI: Setelah molor hampir setahun, menggandeng chain hotel Best Western, Gapura Kencana Abadi (GKA) Land yang merupakan sister company Gapura Prima Group akhirnya mengoperasikan kondominium hotel (kondotel) terbarunya di kawasan Bukit Cimanggu City, Bogor, yang diberi nama Best Western Bogor Icon.

JAKARTA, jktproperty.com – Setelah molor hampir setahun, menggandeng chain hotel Best Western, Gapura Kencana Abadi (GKA) Land yang merupakan sister company Gapura Prima Group akhirnya mengoperasikan kondominium hotel (kondotel) terbarunya di kawasan Bukit Cimanggu City, Bogor, yang diberi nama Best Western Bogor Icon.

Presdir Western International Area Development Indonesia Iwan Hartojo mengatakan hotel ini terdiri dari 16 lantai yang akan dibangun di atas lahan seluas 1 hektar yang dioperasikan menjadi hotel bintang empat. “Di sini akan ada 345 kamar dengan panorama Gunung Salak dan Gunung Pangrango. Desainnya didominasi oleh unsur alam untuk memperkuat keseluruhan kawasannya yang masih menawarkan keasrian alam pegunungan,” katanya.

Dia mengatakan Best Western Bogor Icon dilengkapi sky ballroom di lantai 16 yang dapat menampung hingga 1.000 orang. Di setiap lantai tersedia sky chapel untuk kapasitas hingga 50 orang. Ada juga fasilitas business center, lagoon swimming pool berkonsep outdoor, fitness center, lagoon restaurant, spa, dan sebagainya. “Kami lihat lokasinya ideal dan strategis. Bogor juga merupakan tujuan utama bagi para wisatawan domestik dan internasional, selain itu akses dari Jakarta untuk ke sini juga sangat baik,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan hotel ini dibangun untuk memenuhi portofolio dari segmen medium scale Best Western di Indonesia. Berdasarkan catatan jktproperty.com, pengoperasian hotel ini molor karena sebelumnya direncanakan akan dioperikan pertengahan 2014 lalu. Sementara pihak pengembang yang coba dihubungi jktproperty.com belum menjawab perihal alasan keterlambatan pembangunan kondotel tersebut. (EKA)