Kamis, 19/04/2012

Menara Sentraya Usung Konsep Hijau dan Gedung Pintar

-jktproperty.com
Share on: 642 Views
Menara Sentraya Usung Konsep Hijau dan Gedung Pintar

JAKARTA: Mengusung konsep hijau dan gedung pintar (green and smart building) PT Tata Disantara bekerjasama dengan International Hedonisarana berencana membangun Menara Sentraya, gedung perkantoran 36 lantai di atas lahan seluas 8.605 m2 di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

CEO PT Tata Disantara Ahmad Dipoditiro mengatakan gedung perkantoran dengan teknologi canggih (high-tech) yang mengusung konsep green building ini akan menjadi gedung tertinggi di kawasan Blok M. “Investasi pembangunannya US$90 juta dan diharapkan mulai beroperasi pada April 2014 mendatang,” katanya saat groundbreaking pembangunan Menara Sentraya di Jakarta, Rabu (18/4).

Dia mengatakan Menara Sentraya akan menjadi gedung perkantoran mewah yang mengetengahkan fasilitas traffic engineering di dalam gedung dengan akses yang mudah dan nyaman. Gedung perkantoran ini dilengkapi areal F&B eksklusif serta 9 lantai untuk areal perparkiran yang mampu menampung hingga 1.300 kendaraan. Fasilitas lain adalah landasan pendaratan helikopter (helipad) di lantai atap. Rancang bangun dikreasikan dan ditangani oleh Ridwan Kamil, arsitek rancang urban terkemuka dari PT Urbane.

Perkantoran ini nantinya akan terhubung dengan pusat perbelanjaan Pasaraya, dimana Pasaraya sedang berbenah diri melakukan renovasi dan counter improvement sesuai dengan desain mutakhir.

“Menara Sentraya adalah one stop office and lifestyle hub, perkantoran paling sempurna di selatan Jakarta. Kami sebagai pengembang memiliki visi besar untuk memadukan kebutuhan ruang perkantoran modern dengan lifestyle bagi kaum technopreneur,” kata Ahmad Dipoditiro

Seluruh bangunan Menara Sentraya termasuk parkir seluas 133.750 m2, dimana total luas ruang kantor 52.072 m2 serta 3 lantai retail space dengan luas 6.698 m2 yang secara khusus diracik dengan area alfresco dinning serta roof top bar. Menara Sentraya dipasarkan dengan harga Rp30 juta per m2.

Sementara itu Direktur sekaligus Head of Sercvice Leads Property Igam Savitri mengatakan permintaan untuk perkantoran di luar kawasan segitiga emas Jakarta (Thamrin-Sudirman-Kuningan) masih tinggi. “Untuk Menara Sentraya sendiri, kami menargetkan penjualan 30%-40% hingga proses topping off,” ujarnya. (SIN)