Sabtu, 05/07/2014

Mayoritas Pembeli Properti di India Andalkan Internet

-jktproperty.com
Share on: 508 Views
Mayoritas Pembeli Properti di India Andalkan Internet
Foto: Ilustrasi/thenational.ae

JAKARTA, jktproperty.com – Mayoritas pembeli properti di India tidak lagi mengandalkan media cetak seperti majalah dan suratkabar untuk mencari informasi mengenai properti, melainkan media Internet. Riset dan analisa properti yang disajikan di Internet, kini menjadi acuan konsumen dalam membeli properti.

Raksasa mesin pencari Google dalam sebuah laporannya akhir bulan lalu mengungkapkan lebih dari 50% konsumen properti di India mengandalkan riset dan analisa yang disajikan secara online sebelum memutuskan membeli properti. Sebanyak 62% dari responden bahkan mengatakan Internet adalah sumber informasi utama bagi mereka untuk mengetahui proyek-proyek properti yang ditawarkan.

Google juga mengungkapkan bahwa 55% responden yang disurvei mengatakan mengatakan bahwa situs-situs perusahaan real estate juga merupakan sumber informasi yang sangat baik, sementara 45% mengungkapkan bahwa situs broker, blog dan forum membantu mereka untuk membuat keputusan membeli suatu produk properti yang ditawarkan.

“Ada peluang yang sangat besar bagi portal atau situs properti, broker dan pengembang untuk melibatkan pembeli secara online dengan memberikan informasi yang akurat dan mendalam kepada pembeli di Internet,” ujar Direktur Industri Google India Nitin Bawankule seperti dikutip propertylifenews.com.

Menurut mayoritas responden (60%), yang terdiri dari 6.196 penduduk setempat di 15 kota di India, termasuk metro, Pune, Lucknow dan Ahmedabad, penggunaan internet menjadi dominan karena calon pembeli memiliki akses mudah ke informasi properti secara mendalam dan mereka bisa melihat tren pasar; mereka juga bisa membandingkan properti satu dengan yang lainnya (52%); dan akses mudah untuk menghubungi pemilik dan pengembang secara langsung (49%).

Survei yang dilakukan oleh perusahaan konsultan Zinnov ini  juga menunjukkan bahwa pembelian dan penyewaan properti melalui Internet nilainya mencapai US$43 juta. (GUN)