Senin, 17/03/2014

Masuki Tahap Topping-Off, Penjualan 18 Office Park Tembus 60%

-jktproperty.com
Share on: 1096 Views
Masuki Tahap Topping-Off, Penjualan 18 Office Park Tembus 60%

JAKARTA, jktproperty.com – Proyek Perkantoran 18 Office Park di kawasan koridor jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, yang dikembangkan oleh PT Kalma Propertindo Jaya, saat ini penjualan office space-nya sudah mencapai 60%. Saat ini pengembang telah melakukan topping off pada tower pertama dan akan segera memulai pembangunan tower kedua setelah tower pertama selesai.
Menurut Zahir Ali, Direktur PT Kalma Propertindo Jaya, pembeli space di 18 Office Park adalah end user yang memang merencanakan menempati ruang perkantoran tersebut. “Sebagian besar pembeli berasal dari perusahaan oil and gas, agro bisnis, perbankan, perusahaan private-holding, perusahaan IT, perusahan ekspor impor dan perusahaan natural resources lainnya,” ujarnya kemarin kepada pers saat menjelaskan topping-off 18 Office Park yang telah dilakukan pengembang belum lama ini.

Ricky Tarore, selaku Senior Associate Director dari Colliers International, sebagai salah satu marketing consultant 18 Office Park menerangkan bahwa menurut riset Colliers International pada 4Q 2013 occupancy rate di daerah TB Simatupang relatif stabil dengan rata-rata 96.1% selama periode tersebut. Gedung kantor yang berlokasi di TB Simatupang memang menjadi alternatif utama bagi perusahaan yang ingin beralih dari lokasi di CBD Jakarta.

Pada kesempatan yang sama, Associate Director JLL (PT Jones Lang LaSalle) – Fitri Hilman yang juga sebagai marketing consultant 18 Office Park mengatakan harga jual ruang perkantoran 18 Office Park saat ini Rp24 juta per m2. “Kenaikannya cukup signifikan. Hampir mendekati 50% terhitung dari periode awal peluncuran proyek. Dalam waktu dekat pun, kami berencana untuk meninjau kembali harga sehubungan dengan progress dari proyek yang sudah mencapai topping-off. Sedangkan target handover akan dilakukan awal Oktober tahun ini,” tambahnya.

18 Office Park dibangun di atas lahan seluas 1,23 hektar dengan konsep ramah lingkungan. Nantinya terdiri dari 2 tower perkantoran, Tower A yang sudah topping off memiliki total area seluas sekitar 40.500 m2 dengan total ruang kantor seluas 35.500 m2 dan retail area kurang lebih 5,000 m2. Tower A gedung perkantoran ini dipasarkan secara strata-title, sedangkan tower B rencana akan dibangun setelah tower A selesai, nantinya akan dipasarkan secara sewa.

Lebih lanjut Fitri Hilman mengatakan selain permintaan perkantoran strata-title, pihaknya juga menerima banyak kebutuhan perkantoran sewa dengan luasan yang bervariasi. Tower A 18Office Park memiliki 19 lantai ruang kantor, satu lantai kantor penthouse, dan tiga lantai area ritel. Fasilitas yang akan dimanfaatkan untuk retail area mencakup banking hall, coffee shop, food court, convenient store, cafe, gym, indoor swimming pool, dan fine dining restaurant.

18 Office Park menawarkan fasilitas penunjang yang terintergasi apabila dibandingkan dengan perkantoran lain di koridor TB Simatupang. Mereka yang bekerja di kantor ini tidak perlu keluar untuk mencari fasilitas-fasilitas tersebut, sehingga lebih efisien bagi para penghuni. Kenyamanan penghuni gedung adalah juga merupakan salah satu prioritas yang diutamakan oleh pengembang 18 Office Park.

Gedung ini akan memiliki empat lantai basement untuk parkir yang bisa menampung lebih dari 500 mobil dan 180 motor. Sistem keamanan juga diperhatikan dengan penggunaan kamera CCTV serta access card.

“Kami optimis, hingga beberapa tahun ke depan, penyerapan ruang kantor strata-title dan sewa di Jakarta, terutama di koridor T.B. Simatupang masih tinggi,” tambah Zahir Ali. Konsep ramah lingkungan dan hemat energi tercermin dalam pengelolaan tata ruang hijau dan air limbah (waste water treatment), facade low-e double glazed yang membantu penghematan energi dari lampu dan AC.

Developer juga mempersiapkan lahan parkir sepeda bagi para penghuni dan tamu. 18 Office Park merupakan pionir dari proyek komersial PT Kalma Propertindo Jaya yang telah dipersiapkan secara matang dan dikerjakan oleh tenaga profesional dan berpengalaman, seperti PT Urbane Indonesia sebagai arsitek, PT Adhi Persada Gedung ( Adhi Karya) sebagai main contractor, desain interior dikerjakan oleh PT Design Partners Indonesia. Sementara desain landscape dikerjakan oleh PT Lawang Ijo Landscape. Untuk building management-nya, developer telah mempercayakan pada Colliers International Real Estate Management Services. Sebelumnya pengembang juga telah membangun beberapa proyek properti residensial di Jakarta. (EKA)