Jumat, 20/10/2017

Maryono: “Indonesia Butuh Banyak Entrepreneur Muda Bidang Properti”

Maryono: “Indonesia Butuh Banyak <em>Entrepreneur</em> Muda Bidang Properti”
Foto: Humas Bank BTN
ENTREPRENEUR MUDA: Direktur utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Maryono menjadi dosen tamu untuk memberikan kuliah umum di tengah ratusan mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta, Jumat (20/10). Pada kesempatan itu Marono mengatakan industri properti nasional memerlukan banyak entreprenuer muda.

YOGYAKARTA, jktproperty.com – Direktur utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Maryono menjadi dosen tamu untuk memberikan kuliah umum di tengah ratusan mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta, Jumat (20/10).

Dalam kuliah umumnya Maryono mengatakan Tahun 2017 menjadi momentum titik balik bisnis properti di Indonesia yang membutuhkan para entepreneur muda untuk mengambil peran dalam mendukung program sejuta rumah.

“Kontribusi sektor perumahan terhadap PDB di Indonesia berkisar 2,86% yang berarti masih banyak ruang bisnis yang bisa dikembangkan dan generasi milenial dari para mahasiswa dibutuhkan untuk menjadi entepreneur muda bidang properti,” katanya.

Sejak 2016 BAnk BTN terlihat antusias bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi guna melahirkan pengusaha properti muda yang andal. “Kami ingin bagaimana kerjasama BTN dengan perguruan tinggi membawa manfaat bagi bangsa terutama dalam mencetak pengusaha muda yang kompeten di bidang properti dan mendukung program sejuta rumah,” ujar Maryono.

Maryono menjelaskan BTN sejak akhir tahun 2014 telah membentuk Housing Finance Centre (HFC) yang memiliki fungsi utama sebagai Learning Center, Research Center dan Advisory Center. Sesuai dengan tujuannya, BTN HFC akan menjadi pengelola pusat pembelajaraan perbankan dan riset perumahan yang profesional dan terkemuka di Indonesia. BTN HFC akan menjadi sumber inspirasi para pelaku bisnis di bidang pembangunan dan pembiayaan perumahan.

Menurut Maryono kebutuhan rumah di Indonesia tergolong sangat tinggi. Masih sangat banyak masyarakat Indonesia membutuhkan rumah layak. Kebutuhan rumah secara nasional setiap tahun terus bertambah. Diperlukan peran serta banyak pihak untuk mencari terobosan bagi pemenuhan kebutuhan rumah rakyat. “Sebagai integrator bidang perumahan, BTN HFC menginisiasi bagaimana dunia pendidikan dapat kita kita dorong untuk turut mendukung melalui program kesiapan SDM sebagai pelaku bisnis perumahan,” tegasnya.

Ini sangat strategis karena tidak saja mencetak generasi penerus untuk membangun bangsa, tetapi ada semangat dalam mendorong iklim investasi dan level kompetisi menjadi lebih dinamis yang diharapkan akan melahirkan kreativitas dan inovasi baru dalam industri perumahan nasional menjadi lebih maju di masa depan, tambahnya. (PIT)