Senin, 07/07/2014

Mall of the World Dubai Targetkan 180 Juta Pengunjung per Tahun

-jktproperty.com
Share on: 647 Views
Mall of the World Dubai Targetkan 180 Juta Pengunjung per Tahun
Artist impression: Mall of the World, Dubai
MAL TERBESAR DI DUNIA: Dibangun di atas lahan seluas 464 hektar yang menjadi bagian dari megaproyek properti Dubai dengan total luas bangunan 743.224 m2, Mall of the World yang akan dibangun Dubai Holdings memang pantas menyandang gelar sebagai mal terbesar di dunia, sekaligus mengeser posisi New South China Mall di Dongguan, China, yang memiliki luas 659.612 m2 yang selama ini dinobatkan sebagai mal terbesar di dunia.

JAKARTA, jktproperty.com – Bukan Dubai bila tidak punya obesesi menjadi yang paling “wah” di dunia. Setelah sebelumnya banyak membangun gedung-gedung tertinggi di dunia seperti Burj Khalifa setinggi 828 meter, kini pemerintah kota terpadat  di Uni Emirat Arab itu me-launch rencana pembangunan Mall of the World, sebagai mal terbesar di dunia.

Dibangun di atas lahan seluas 464 hektar yang menjadi bagian dari megaproyek properti Dubai dengan total luas bangunan 743.224 m2, Mall of the World yang akan dibangun Dubai Holdings memang pantas menyandang gelar sebagai mal terbesar di dunia, sekaligus mengeser posisi  New South China Mall di Dongguan, China, yang memiliki luas 659.612 m2 yang selama ini dinobatkan sebagai mal terbesar di dunia atau  Golden Resources Mall seluas 557.419 m2 yang ada di jantung kota Beijing, China.

Di dalam megaproyek properti itu, selain mal, juga akan dibangun 100 hotel, taman hiburan, teater serta fasilitas pariwisata medis yang terpadu.

Menurut Sheikh Mohammed bin Rashid, bos Dubai Holdings, pihaknya optimistis Mall of the World akan dikunjungi 180 juta pengunjung per tahun. “Ambisi kami adalah meningkatkan pengunjung dari seluruh dunia untuk datang ke Dubai. Pariwisata adalah pendorong utama perekonomian Dubai dan kami bertujuan untuk membuat Uni Emirat Arab tujuan yang menarik sepanjang tahun, termasuk salah satunya membangun Mall of the World,” ujarnya.

Mall of the World sebenarnya sudah didengungkan pemerintah Dubai pada 2012 lalu, namun pembangunannya baru bisa dilakukan sekarang karena saat itu Dubai masih terimbas krisis utang. Bahkan International Monetary Fund (IMF) sempat mengkritisi Dubai yang dianggap terlalu ambisius dalam membangun proyek-proyek properti. (LEO)