Senin, 09/06/2014

Lotte Group Akan Terus Ekspansi Hingga 2018

-jktproperty.com
Share on: 899 Views
Lotte Group Akan Terus Ekspansi Hingga 2018

JAKARTA, jktproperty.com – Peritel raksasa Lotte Group terus melakukan ekspansi di pasar Indonesia. Kelompok usaha ini menargetkan hingga 2018 akan memiliki lima pusat perbelanjaan baru di Indonesia. Pemilihan lokasi akan didasarkan pada nilai konsumsi yang setara dengan Ibu Kota Jakarta.

Menurut Jozarki Terunajaya, Mall Director Lotte Shopping Avenue (LOVE), hingga 2018 mendatang, pihaknya menargetkan akan melebarkan sayapnya di lima lokasi di Indonesia. “Tiga di antaranya direncanakan akan berada di Jakarta. Sampai kini kami masih melakukan riset. Kami memilih kota-kota yang memiliki tingkat konsumsi mirip dengan Jakarta,” tuturnya.

Dia mengatakan sejauh ini perusahaan tengah melirik Surabaya dan Medan. Pasalnya, kedua kota ini dinilai lebih sesuai dengan kriteria yang ditentukan oleh perusahaan. Sementara tingkat konsumsi Bandung, Semarang, dan Yogyakarta dinilai belum mampu menyamai Surabaya dan Medan. Sebelumnya, Suh Chang Suk, President Director PT Lotte Shopping Avenue Indonesia, mengatakan perusahaan menganggarkan US$500 juta untuk berinvestasi di Indonesia.

Investasi Lotte Group di Indonesia disebut-sebut akan menembus angka US$6 miliar dalam beberapa tahun ke depan. Menteri Perindustrian M.S. Hidayat mengatakan Lotte akan menggunakan investasi itu untuk mengembangkan jaringan bisnis retail Lotte Mart. “Selain  retail mereka juga ingin mengembangkan bisnis lainnya,” katanya.

Selain ritel, Lotte kabarnya juga minat investasi di sektor petrokimia, CBD  (properti kompleks bisnis), dan listrik untuk keperluan bisnis mereka. Investasi yang dianggap cukup penting adalah rencana investasi di bidang petrokimia yang diperkirakan mencapai US$5 miliar. Pemerintah telah menjanjikan memberi dukungan untuk investasi di sektor ini. Lotte Group dikenal sebagai pemilik jaringan Lotte Mart.  Cakupan bisnisnya meliputi permen, minuman, hotel, makanan cepat saji, retail, jasa keuangan, bahan kimia berat, elektronika, teknologi informatika, konstruksi, penerbitan, dan hiburan. (LEO)