Kamis, 04/06/2015

Lippo Group Bangun Mixed-Use Development di Bitung

-jktproperty.com
Share on: 1254 Views
Lippo Group Bangun <em>Mixed-Use Development</em> di Bitung
Fto: panoramio.com
LIPPO BANGUN BITUNG: Group Lippo akan membangun proyek mixed-use developemnt di Bitung, Sulut. Pembangunan proyek mixed-use tersebut seluas 60.000 m2. Proyek terdiri dari sekolah, rumah sakit berkapasitas lebih dari 200 tempat tidur, pusat bisnis retail, hotel, serta fasilitas parkir untuk menampung sekitar 500-an mobil dan 600 motor.

BITUNG, jktproperty.com – Lippo Group menginvestasikan dana sedikitnya Rp800 miliar untuk pembangunan proyek di Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara. Di kota ini Lippo akan membangun proyek mixed-use yang terdiri dari  sekolah, rumah sakit berkapasitas lebih dari 200 tempat tidur, pusat bisnis retail dan hotel.

Menurut Presiden Lippo Group Theo L Sambuaga proyek tersebut dilaksanakan untuk merespon harapan serta undangan pemerintah kota dalam melaksanakan pembangunan sarana kesehatan rumah sakit, sarana pendidikan, pusat bisnis perbelanjaan dan retail, perbankan serta sarana pariwisata perhotelan.

“Tahap awal investasinya Rp800 miliar. Pembangunan proyek mixed-use tersebut seluas 60.000 m2. Proyek terdiri dari sekolah, rumah sakit berkapasitas lebih dari 200 tempat tidur, pusat bisnis retail, hotel, serta fasilitas parkir untuk menampung sekitar 500-an mobil dan 600 motor,” katanya usat penandatanganan kerjasama antara Lippo Group dengan Walikota Bitung Hanny Sondak di Bitung, Sulut.

Dia mengatakan optimistis pembangunan tersebut akan berdampak langsung pada perekonomian setempat dan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dalam 10 tahun terakhir ini, lanjut Theo, Bitung memiliki kemajuan cukup pesat. Hal ini dapat dilihat dari inftastrukturnya. “Ke depan perekonomian Indonesia mengandalkan kemaritiman, dan Bitung memiliki potensi itu,” ujarnya.

Lebih lanjut Theo mengatakan pengembangan fasilitas tersebut bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang akan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kapasitas hidup masyarakat. Karena itu, sambung Theo, dalam proyek mixed use development di Bitung, perusahaan mensinergikan pengembangan dengan unit-unit usaha Lippo Group lainnya, seperti Rumah Sakit Siloam, Yayasan Pelita Harapan, proyek residensial Lippo Homes, fasilitas perhotelan Hotel Aryaduta, pusat bisnis ritel Lippo Malls Indonesia, dan perbankan Bank Nobu.

“Total bangunan seluas 60.000 m2 akan terdiri dari sekolah, rumah sakit berkapasitas lebih dari 200 tempat tidur, pusat bisnis retail, dan hotel yang memiliki ruang pertemuan. Fasilitas parkir akan dapat menampung sekitar 500-an mobil dan 600 motor,” ujarnya.

Selain membantu Pemkot dan masyarakat Bitung dalam menyediakan sarana kesehatan, pendidikan, pusat perbelanjaan, perbankan, dan pariwisata perhotelan, proyek tersebut akan menyerap ribuan tenaga kerja lokal.

Kota Bitung adalah salah satu kota di provinsi Sulawesi Utara. Kota ini memiliki perkembangan yang cepat karena terdapat pelabuhan laut yang mendorong percepatan pembangunan. Kota Bitung terletak di timur laut Tanah Minahasa. Wilayah Kota Bitung terdiri dari wilayah daratan yang berada di kaki Gunung Duasudara dan sebuah pulau yang bernama Lembeh. Banyak penduduk Kota Bitung yang berasal dari suku Sangir, sehingga kebudayaan yang ada di Bitung tidak terlepas dari kebudayaan yang ada di wilayah Nusa Utara tersebut. Kota Bitung merupakan kota industri, khususnya industri perikanan. (PIT)