Selasa, 20/03/2012

Legian, ‘Kawasan Emas’ Investasi Properti di Bali

-jktproperty.com
Share on: 559 Views
Legian, ‘Kawasan Emas’ Investasi Properti di Bali

JAKARTA: Investasi properti jenis kondominium hotel (kondotel) di Bali masih tetap menjajinkan dalam beberapa tahun ke depan, terutama di wilayah-wilayah di Bali yang menjadi destinasi favorit wisatawan mancanegara dan domestik.

Menurut Tony Eddy, project marketing consultant untuk kondotel Mercure Bali Legian yang juga chairman Tony Eddy & Associates (TEA), kawasan di Bali seperti Kuta, Seminyak atau Legian merupakan ‘kawasan emas’ di Bali untuk investasi properti di Bali, terutama untuk properti jenis kondotel.

“Legian termasuk ‘kawasan emas’ untuk investasi properti di Bali dan saya kira sekarang saat yang paling tepat untuk investasi,” katanya kepada wartawan saat menjelaskan proyek kondotel terbaru Mercure Bali Legian di Jakarta. Kondotel ini dibangun PT Budi Mulia Prima Realty (Brasali Group) dan nantinya akan dioperasikan oleh international chain hotel Mercure (Accor Group).

Dengan lokasi yang strategis serta terus tumbuhnya jumlah wisatawan asing dan domestik yang datang ke Bali, lanjut Tony, okupansi Mercure Bali Legian dipastikan akan tinggi.

Mengenai harga jual kondotel berbintang empat yang berlokasi di Jl. Legian ini, Tony mengatakan pihak pengembang menawarkan dengan harga mulai dari Rp875 juta per unit dengan status kepemilikan Hak Guna Bangunan (HGB) selama 50 tahun. Kondotel Mercure Bali Legian yang berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 8.500 m2 dengan luas bangunan 21.328 m2 dijual dengan pola sales and lease back guarantee, dengan garansi hasil sewa 24% untuk masa tiga tahun pertama.

Garansi sewa ini langsung diberikan kepada masing-masing pemilik kondotel sekaligus dalam tiga tahun di awal, sehingga memudahkan pembeli dalam membayar cicilan unitnya. Selain itu pembeli juga dapat menginap di Hotel Mercure Legian selama 21 hari dalam setahun. Sesuai rencana kondotel ini akan dibangun sebanyak 317 unit yang terbagi dalam lima lantai. Dilengkapi fasilitas standar hotel bintang empat, seperti kolam renang umum dan private pool, kafe dan restoran, bar, spa dan pusat bisnis. “Pembangunan proyek kondotel ini akan dimulai pertengahan 2012 dan diharapkan sudah bisa diserahterimakan kepada investor sebelum akhir 2014,” tandas Tony. (DHP)