Senin, 25/08/2014

Kredit Properti Selama Kuartal II-2014 Tembus Rp500 Triliun

-jktproperty.com
Share on: 544 Views
Kredit Properti Selama Kuartal II-2014 Tembus Rp500 Triliun
Foto: Ilustrasi
KREDIT PROPERTI: Berdasarkan pertumbuhannya, penyaluran kredit konstruksi meningkat sebesar 8,59% (qtq) atau 11,82% (yoy). Sementara penyaluran kredit KPR dan KPA tumbuh sebesar 6,79% (qtq) atau 16,04% (yoy). Di sisi lain, penyaluran kredit real estate tumbuh melambat sebesar 0,14% (qtq) atau sebesar 19,08% (yoy).

JAKARTA, jktproperty.com – Survei Properti Komersial Bank Indonesia yang didasarkan pada data laporan bulanan bank umum (LBU) mengungkapkan penyaluran kredit properti hingga kuartal II-2014 mencapai Rp500,22 triliun (data Mei 2014) meningkat sebesar 6,12% (qtq) atau 15,44% (yoy).

Bank Indonesia juga mengungkapkan kredit properti tersebut memberikan kontribusi sebesar 14,59% dari total outstanding kredit bank umum sebesar Rp3.428,36 triliun. Berdasarkan komposisinya, sebagian besar (60,28%) kredit properti disalurkan dalam bentuk kredit perumahan dan apartemen (KPR dan KPA), diikuti oleh kredit konstruksi (24,22%) dan kredit real estate (15,50%).

Kredit properti adalah kredit yang diberikan kepada kontraktor untuk pembangunan perkantoran, perhotelan, rumah dan pertokoan serta kredit kepada perorangan utuk kepemilikan serta pemugaran rumah, mencakup KPR/KPA, kredit konstruksi dan kredit real estate. KPR/KPA disalurkan untuk membeli atau memperbaiki/memugar rumah atau apartemen sedangkan kredit konstruksi disalurkan pada usaha yang dilakukan kontraktor untuk pembangunan dan perbaikan gedung, jalan, pasar, dan kegiatan konstruksi untuk fasiltias umum lainnya.

Lebih lanjut survei BI mengungkapkan berdasarkan pertumbuhannya, penyaluran kredit konstruksi meningkat sebesar 8,59% (qtq) atau 11,82% (yoy). Sementara penyaluran kredit KPR dan KPA tumbuh sebesar 6,79% (qtq) atau 16,04% (yoy). Di sisi lain, penyaluran kredit real estate tumbuh melambat sebesar 0,14% (qtq) atau sebesar 19,08% (yoy). (EKA)