Rabu, 18/06/2014

KIEC ‘Sulap’ Mess Perusahaan Jadi Royale Residence

-jktproperty.com
Share on: 663 Views
KIEC ‘Sulap’ Mess Perusahaan Jadi Royale Residence
Gambar: Artist impressions/Dok. KIEC
ROYALE RESIDENCE: PT KIEC mengubah mess perusahaan menjadi cottage yang bernilai komersial.

JAKARTA, jktproperty.com – PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC), anak usaha PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. yang bergerak di sektor bisnis properti dan kawasan industri, akan menyulap 30 unit mess perusahaan menjadi cottage modern diharapkan mampu menyumbang pendapatan bagi perusahaan dengan mengusung nama Royale Residence. Royale Residence rencananya selesai dibangun pada pertengahan 2015.

Menurut Saeful Rohman, Marketing Manager KIEC, puluhan mess perusahaan itu sudah ada sejak PT Krakatau Steel berdiri, yakni pada 1982. “Usianya sudah 32 tahun. Kami melihat ada peluang untuk mengubah mess itu menjadi sesuatu yang bisa menghasilkan untuk perusahaan. Makanya kami akan ‘menyulap’ mess yang sudah tua itu menjadi cottage modern dan berharap pengoperasiannya bisa memberikan pemasukan bagi perusahaan, karena memang pasarnya cukup baik,” tuturnya kepada jktproperty.com.

Ditanya mengenai investasi yang dibenamkan KIEC untuk ‘menyulap’ mess perusahaan menjadi cottage komersial, Saeful enggan mengungkapkan hal itu. “Investasinya rincinya berapa, nanti saja, karena ini [Royale Residence] dibangun bersamaan dengan pembangunan Royale Park Hotel,” tuturnya.

Direktur Utama PT Krakatau Steel Irvan K. Hakim sebelumnya mengatakan BUMN ini siap menggenjot empat sektor usaha di luar baja. Tidak tanggung-tanggung, dari keempat sektor non-baja itu perusahaan menargetkan mampu memberi kontribusi 30%-35% terhadap total pendapatan perusahaan.

Keempat sektor yang dimaksud adalah kawasan industri dan properti melalui KIEC, sektor energi melalui PT Krakatau Daya Listik,  sektor pengelolaan air bersih (waduk) melalui PT Krakatau Tirta Industri, dan satu lagi sektor pelabuhan melalui PT Krakatau Bandar Samudera. Untuk tahun ini nilai belanja modal atau capital expenditure (capex) perusahaan dialokasikan sebesar US$490 juta-US$ 500 juta. (DHP)