Kamis, 25/09/2014

Kemiringan Menara Green Bay Pluit Masih dalam Batas Toleransi

-jktproperty.com
Share on: 4035 Views
Kemiringan Menara Green Bay Pluit Masih dalam Batas Toleransi
MENARA MIRING: Pihak APL sudah menunjuk TNT asal AS sebagai konsultan untuk mengevaluasi seluruh proyek Green Bay Pluit. Hasilnya akan keluar November atau Desember. Pihak pengembang menyatakan kemiringan di salah satu menara Green Bay Pluit masih dalam batas toleransi.

JAKARTA, jktproperty.com – PT Agung Podomoro Land Tbk. mengungkapkan kemiringan salah satu menara di proyek Green Bay Pluit, superblok yang dibangun Agung Podomoro Land (APL) melalui anak perusahaan PT Kencana Unggul Sukses, masih dalam batas toleransi. Pihak pengembang juga telah menetapkan satu konsultan gedung asal Amerika Serikat, yakni TNT, untuk mengevaluasi seluruh menara yang ada di proyek ini.

Vice President Director APL Indra Wijaya kepada jktproperty.com mengatakan tidak ada alasan bagi penghuni Green Bay Pluit untuk was-was terhadap isyu yang menyatakan bahwa salah satu menara di sini mengalami kemiringan hingga 16 derajat.

“Kemiringan memang ada di salah satu menara, tapi masih pada tingkat yang bisa ditoleransi, yakni sekitar 0,04 derajat. Nggak benar itu sampai 16 derajat atau malah ada yang mengatakan lebih dari itu,” katanya.

Menurut dia, pihak APL sudah menunjuk TNT asal AS sebagai konsultan untuk mengevaluasi seluruh proyek Green Bay Pluit. “Hasilnya akan keluar November atau Desember. Tapi meski hasilnya belum keluar, kami selaku pengembang yang juga menggunakan konsultan lokal mengharapkan penghuni tidak perlu resah. Sebab kemiringannya masih dalam tingkat toleransi. Dalam membangun proyek ini kami juga sudah mempertimbangkan hal itu, termasuk mempertimbangkan bisa terjadi bencana alam seperti gempa bumi,” tambah Indra.

Sebelumnya diberitakan satu dari 18 tower yang ada di Green Bay Pluit mengalami kemiringan hingga 16 derajat. Bangunan juga dikabarkan mengalami retak-retak akibat kemiringan. Hal itu, demikian berita yang beredar sekarang ini, disebabkan karena Green Bay Pluit dibangun di atas tanah hasil reklamasi pantai.

Mengenai hal itu, Indra mengatakan bahwa Green Bay Pluit tidak dibangun di atas tanah reklamasi. “Proyek ini dibangun di darat. Hanya saja letaknya memang persis di dekat pantai,” tandasnya. (DHP)

  • Nada Fajria Salsabila

    kalao aku melihat isu kemiringan ini sengaja dilakukan oleh kompetitor Green Bay aja. maklum bisnis properti itu banyak banget yang ga suka kalau melihat orang lain sukses.