Selasa, 05/03/2019

Kementerian PUPR: Pelonggaran FLPP Tak Halangi MBR Mendapatkan Rumah

-jktproperty.com
Share on: Facebook 62 Views
Kementerian PUPR: Pelonggaran FLPP Tak Halangi MBR Mendapatkan Rumah
Foto: Ist
PELONGGARAN FLPP: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yakin pelonggaran aturan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) ini tidak akan menyulitkan masyarakat berpenghasilan rendah dalam mendapat rumah.

JAKARTA, jktproperty.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yakin pelonggaran aturan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) ini tidak akan menyulitkan masyarakat berpenghasilan rendah dalam mendapat rumah.

Dirjen Pembiayaan Infrastruktur dan Perumahan, Eko Heri Djulipoerwanto yakin pengembang masih akan bersedia untuk memasok rumah untuk penerima bantuan dengan gaji kisaran Rp4 juta per bulan. “Pasti bersedia, yang Rp8 juta itu dari segi konsumennya saja. Selama ini permintaan orang banyak yang di atas Rp4 juta. Meskipun selama ini Rp4 juta kita ada customernya, kemudian ada orang yang naik di atas 4 juta kemudian tidak eligible lagi atas bantuan pemerintah. Itu yang mau ditangani,”ujarnya di Kementerian PUPR, Selasa (5/3).

Pelonggaran FLPP ini sempat memunculkan kekhawatiran pengembang yang selama ini menggarap rumah untuk MBR akan beralih ke masyarakat dengan pendapatan di atas Rp4 juta hingga Rp8 juta per bulan. Pasar itu diyakini jauh lebih bagus mengingat plafon harganya memungkinkan pembangunan rumah yang lebih menarik.

Menurut Eko, bagi masyarakat dengan penghasilan di bawah Rp8 juta tidak akan kesulitan dalam mendapatkan bantuan FLPP ini karena angka Rp4 juta – Rp8 juta merupakan angka maksimum. “Itu kan batas maksimum penghasilan, jadi batas maksimumnya saja yang dinaikkan. Kalau seseorang penghasilannya Rp2 juta- Rp3 juta enggak masalah, selama dia mampu. Nanti pasar menyesuaikan, supply menyesuaikan. Developer pasti akan melakukan assessment mengenai hal itu,” katanya. (PIT)